alexametrics
30.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Kebun Ganja di Lumajang, Ini Lokasinya

Petugas Mengaku Kecolongan, Pemilik Ditangkap Polres Malang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pengungkapan kasus narkoba di Lumajang tampaknya perlu betul-betul diseriusi. Bagaimana tidak, beberapa waktu lalu, Polres Malang berhasil menangkap pemilik kebun ganja asal Lumajang. Lebih mirisnya lagi, ganja tersebut ternyata ditanam di kebun yang ada di sekitar Kecamatan Tempursari.

Kasus ini memang terungkap beberapa hari lalu, tetapi tidak banyak yang bisa menjelaskan masalah ini. Padahal cukup banyak batang tanaman ganja yang diamankan. Bahkan, Kasat Reskoba Polres Lumajang AKP Ernowo maupun Kepala BNN Lumajang AKBP Indra Brahmana tidak bisa menyebutkan luasan kebun ganja tersebut.

“Malang Kabupaten itu, kita kecolongan. Saya kurang tahu, mereka gak ada koordinasi dengan Lumajang,” ujar AKP Ernowo singkat. Kasus ini menjadi tamparan keras bagi kinerja kepolisian. Sebab, tanaman ganja yang ditanam di lereng Semeru itu bisa lepas dari pantauan aparat kepolisian.

Mobile_AP_Rectangle 2

Beberapa tahun lalu, tepatnya sekitar bulan September tahun 2017, kawasan hutan lindung Perhutani yang berada di Kecamatan Pronojiwo juga sempat ditemukan kebun ganja. Namun, siapa penanam ganja tersebut hingga saat ini belum terungkap. Padahal tidak sedikit tanaman ganja yang ditemukan saat itu.

Kepala BNN Lumajang AKBP Indra Brahmana menjelaskan, saat ini yang bisa dilakukan pihaknya adalah memperbanyak edukasi kepada warga. Supaya mereka tahu ciri-ciri pohon ganja. “Supaya tahu jenis pohon ganja bagaimana, bentuknya bagaimana, biasanya ditanam pada posisi yang bagaimana,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pengungkapan kasus narkoba di Lumajang tampaknya perlu betul-betul diseriusi. Bagaimana tidak, beberapa waktu lalu, Polres Malang berhasil menangkap pemilik kebun ganja asal Lumajang. Lebih mirisnya lagi, ganja tersebut ternyata ditanam di kebun yang ada di sekitar Kecamatan Tempursari.

Kasus ini memang terungkap beberapa hari lalu, tetapi tidak banyak yang bisa menjelaskan masalah ini. Padahal cukup banyak batang tanaman ganja yang diamankan. Bahkan, Kasat Reskoba Polres Lumajang AKP Ernowo maupun Kepala BNN Lumajang AKBP Indra Brahmana tidak bisa menyebutkan luasan kebun ganja tersebut.

“Malang Kabupaten itu, kita kecolongan. Saya kurang tahu, mereka gak ada koordinasi dengan Lumajang,” ujar AKP Ernowo singkat. Kasus ini menjadi tamparan keras bagi kinerja kepolisian. Sebab, tanaman ganja yang ditanam di lereng Semeru itu bisa lepas dari pantauan aparat kepolisian.

Beberapa tahun lalu, tepatnya sekitar bulan September tahun 2017, kawasan hutan lindung Perhutani yang berada di Kecamatan Pronojiwo juga sempat ditemukan kebun ganja. Namun, siapa penanam ganja tersebut hingga saat ini belum terungkap. Padahal tidak sedikit tanaman ganja yang ditemukan saat itu.

Kepala BNN Lumajang AKBP Indra Brahmana menjelaskan, saat ini yang bisa dilakukan pihaknya adalah memperbanyak edukasi kepada warga. Supaya mereka tahu ciri-ciri pohon ganja. “Supaya tahu jenis pohon ganja bagaimana, bentuknya bagaimana, biasanya ditanam pada posisi yang bagaimana,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pengungkapan kasus narkoba di Lumajang tampaknya perlu betul-betul diseriusi. Bagaimana tidak, beberapa waktu lalu, Polres Malang berhasil menangkap pemilik kebun ganja asal Lumajang. Lebih mirisnya lagi, ganja tersebut ternyata ditanam di kebun yang ada di sekitar Kecamatan Tempursari.

Kasus ini memang terungkap beberapa hari lalu, tetapi tidak banyak yang bisa menjelaskan masalah ini. Padahal cukup banyak batang tanaman ganja yang diamankan. Bahkan, Kasat Reskoba Polres Lumajang AKP Ernowo maupun Kepala BNN Lumajang AKBP Indra Brahmana tidak bisa menyebutkan luasan kebun ganja tersebut.

“Malang Kabupaten itu, kita kecolongan. Saya kurang tahu, mereka gak ada koordinasi dengan Lumajang,” ujar AKP Ernowo singkat. Kasus ini menjadi tamparan keras bagi kinerja kepolisian. Sebab, tanaman ganja yang ditanam di lereng Semeru itu bisa lepas dari pantauan aparat kepolisian.

Beberapa tahun lalu, tepatnya sekitar bulan September tahun 2017, kawasan hutan lindung Perhutani yang berada di Kecamatan Pronojiwo juga sempat ditemukan kebun ganja. Namun, siapa penanam ganja tersebut hingga saat ini belum terungkap. Padahal tidak sedikit tanaman ganja yang ditemukan saat itu.

Kepala BNN Lumajang AKBP Indra Brahmana menjelaskan, saat ini yang bisa dilakukan pihaknya adalah memperbanyak edukasi kepada warga. Supaya mereka tahu ciri-ciri pohon ganja. “Supaya tahu jenis pohon ganja bagaimana, bentuknya bagaimana, biasanya ditanam pada posisi yang bagaimana,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/