alexametrics
24.6 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Dua Rumah di Jatiroto Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 350 Juta

Penyebab Kebakaran Rumah di Jatiroto, dan Desa Boreng, Lumajang Diduga dari Korsleting Listrik

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID- – Belakangan, insiden kebakaran terus terjadi. Setelah kebakaran di Banyuputih Lor, akhir pekan lalu, kebakaran dua rumah terjadi lagi, kemarin. Tepatnya di Desa Kaliboto Lor, Jatiroto, dan Desa Boreng, Lumajang. Tak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami korban mencapai Rp 350 juta.

Kebakaran rumah pertama terjadi sekitar pukul 02.35 WIB. Korsleting listrik pada bangunan bengkel dan onderdil milik Ferry Zulkarnain, warga Dusun Krajan, Kaliboto Lor, menyebabkan kebakaran terjadi. Tidak hanya melahap bengkelnya, rumah makan milik Jamaah Hanifa yang berada di sebelahnya juga ikut terbakar.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Personel langsung melakukan upaya pemadaman. Namun, karena api masih membesar dan menjalar ke bangunan rumah sebelahnya yang merupakan warung makan. Rumah makan itu milik warga Perumnas Jatiroto. Pukul 04.15 WIB, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan pembasahan,” kata  Supriyo, Komandan Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Lumajang.

Sementara itu, rumah milik Hariyono, warga Dusun Galingan, Desa Boreng, terbakar sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas segera melakukan upaya pembasahan di lokasi kejadian. Sebab, sisa api masih mengepul. Sekitar satu jam lebih, api dipastikan padam. “Setelah dilakukan asesmen, penyebabnya adalah percikan korek api yang menyambar bahan bakar minyak jenis premium,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID- – Belakangan, insiden kebakaran terus terjadi. Setelah kebakaran di Banyuputih Lor, akhir pekan lalu, kebakaran dua rumah terjadi lagi, kemarin. Tepatnya di Desa Kaliboto Lor, Jatiroto, dan Desa Boreng, Lumajang. Tak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami korban mencapai Rp 350 juta.

Kebakaran rumah pertama terjadi sekitar pukul 02.35 WIB. Korsleting listrik pada bangunan bengkel dan onderdil milik Ferry Zulkarnain, warga Dusun Krajan, Kaliboto Lor, menyebabkan kebakaran terjadi. Tidak hanya melahap bengkelnya, rumah makan milik Jamaah Hanifa yang berada di sebelahnya juga ikut terbakar.

“Personel langsung melakukan upaya pemadaman. Namun, karena api masih membesar dan menjalar ke bangunan rumah sebelahnya yang merupakan warung makan. Rumah makan itu milik warga Perumnas Jatiroto. Pukul 04.15 WIB, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan pembasahan,” kata  Supriyo, Komandan Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Lumajang.

Sementara itu, rumah milik Hariyono, warga Dusun Galingan, Desa Boreng, terbakar sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas segera melakukan upaya pembasahan di lokasi kejadian. Sebab, sisa api masih mengepul. Sekitar satu jam lebih, api dipastikan padam. “Setelah dilakukan asesmen, penyebabnya adalah percikan korek api yang menyambar bahan bakar minyak jenis premium,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID- – Belakangan, insiden kebakaran terus terjadi. Setelah kebakaran di Banyuputih Lor, akhir pekan lalu, kebakaran dua rumah terjadi lagi, kemarin. Tepatnya di Desa Kaliboto Lor, Jatiroto, dan Desa Boreng, Lumajang. Tak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami korban mencapai Rp 350 juta.

Kebakaran rumah pertama terjadi sekitar pukul 02.35 WIB. Korsleting listrik pada bangunan bengkel dan onderdil milik Ferry Zulkarnain, warga Dusun Krajan, Kaliboto Lor, menyebabkan kebakaran terjadi. Tidak hanya melahap bengkelnya, rumah makan milik Jamaah Hanifa yang berada di sebelahnya juga ikut terbakar.

“Personel langsung melakukan upaya pemadaman. Namun, karena api masih membesar dan menjalar ke bangunan rumah sebelahnya yang merupakan warung makan. Rumah makan itu milik warga Perumnas Jatiroto. Pukul 04.15 WIB, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan pembasahan,” kata  Supriyo, Komandan Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Lumajang.

Sementara itu, rumah milik Hariyono, warga Dusun Galingan, Desa Boreng, terbakar sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas segera melakukan upaya pembasahan di lokasi kejadian. Sebab, sisa api masih mengepul. Sekitar satu jam lebih, api dipastikan padam. “Setelah dilakukan asesmen, penyebabnya adalah percikan korek api yang menyambar bahan bakar minyak jenis premium,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/