alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Nostalgia Musala Era 80-an

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Mengenang masa-masa tempo dulu memang tidak ada habisnya. Semua akan menjadi cerita unik bagi anak cucu. Apalagi bagi warga yang hidup di era 80-an. Ketika saat itu semuanya masih terbilang sangat sederhana. Tak terkecuali sebuah musala yang dibangun dengan ciri khas tersendiri.

Seperti yang unggahan akun Alfan. Postingan-nya menampilkan musala tempo dulu dengan dinding dari bambu menggunakan cat warna putih yang mulai memudar. Karpet yang terbuat dari anyaman bambu, dan orang-orang yang ada di foto tersebut hanya menggunakan sarung, kaus, dan kopiah.

Juga terlihat beberapa orang tengah menunggu antrean membaca Alquran. Apalagi foto diambil menggunakan kamera yang terbilang sederhana. Kesan tempo dulunya semakin terasa kental.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Mengenang masa-masa tempo dulu memang tidak ada habisnya. Semua akan menjadi cerita unik bagi anak cucu. Apalagi bagi warga yang hidup di era 80-an. Ketika saat itu semuanya masih terbilang sangat sederhana. Tak terkecuali sebuah musala yang dibangun dengan ciri khas tersendiri.

Seperti yang unggahan akun Alfan. Postingan-nya menampilkan musala tempo dulu dengan dinding dari bambu menggunakan cat warna putih yang mulai memudar. Karpet yang terbuat dari anyaman bambu, dan orang-orang yang ada di foto tersebut hanya menggunakan sarung, kaus, dan kopiah.

Juga terlihat beberapa orang tengah menunggu antrean membaca Alquran. Apalagi foto diambil menggunakan kamera yang terbilang sederhana. Kesan tempo dulunya semakin terasa kental.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Mengenang masa-masa tempo dulu memang tidak ada habisnya. Semua akan menjadi cerita unik bagi anak cucu. Apalagi bagi warga yang hidup di era 80-an. Ketika saat itu semuanya masih terbilang sangat sederhana. Tak terkecuali sebuah musala yang dibangun dengan ciri khas tersendiri.

Seperti yang unggahan akun Alfan. Postingan-nya menampilkan musala tempo dulu dengan dinding dari bambu menggunakan cat warna putih yang mulai memudar. Karpet yang terbuat dari anyaman bambu, dan orang-orang yang ada di foto tersebut hanya menggunakan sarung, kaus, dan kopiah.

Juga terlihat beberapa orang tengah menunggu antrean membaca Alquran. Apalagi foto diambil menggunakan kamera yang terbilang sederhana. Kesan tempo dulunya semakin terasa kental.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/