alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Khawatir Pohon Timpa Rumah

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aduan yang masuk grup Facebook Lumajang tampaknya tidak sepenuhnya ditindaklanjuti. Buktinya, unggahan Mashur Romansyah pada 26 Februari lalu, mengenai permintaannya untuk segera menebang pohon, belum tersentuh. Padahal, pohon tersebut rawan menimpa rumahnya.

“Dinas terkait, dewan wakil rakyat dan Pak Torik (Bupati Thoriq, Red) yang terhormat, mohon bantuannya terkait pohon mahoni yang membahayakan rumah dan jiwa agar dipotong karena ada proyek PU penggalian gorong-gorong. Ditakutkan kalau ada akar yang tergaruk/putus oleh bego (backhoe, Red). Hal ini udah saya sampaikan 26 Feb 2021, tapi realisasinya nihil. Mohon kebijakannya,” tulisnya.

Tentu, unggahan ini menyita perhatian banyak warga. Terutama mereka yang mengeluhkan pelayanan yang dianggap masih lama. Seperti komentar akun Safawi Safawi. Menurutnya, jika pemotongan dilakukan warga, bakal kena sanksi. Sedangkan pohon tersebut membahayakan warga.

Mobile_AP_Rectangle 2

Repot nek wes urusan karo kayu mahoni, dipotong yo kenek pasal, nibani wong utowo rubuh nang omah jebuse bencana alam, jane dinas opo seng duwe kayu mahoni iku?” tanyanya.

Sementara itu, akun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berusaha menjelaskan prosedur penanganan. Sebab, pohon tersebut terletak di jalan nasional. Saat ini hanya sebatas koordinasi yang bisa dilakukan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aduan yang masuk grup Facebook Lumajang tampaknya tidak sepenuhnya ditindaklanjuti. Buktinya, unggahan Mashur Romansyah pada 26 Februari lalu, mengenai permintaannya untuk segera menebang pohon, belum tersentuh. Padahal, pohon tersebut rawan menimpa rumahnya.

“Dinas terkait, dewan wakil rakyat dan Pak Torik (Bupati Thoriq, Red) yang terhormat, mohon bantuannya terkait pohon mahoni yang membahayakan rumah dan jiwa agar dipotong karena ada proyek PU penggalian gorong-gorong. Ditakutkan kalau ada akar yang tergaruk/putus oleh bego (backhoe, Red). Hal ini udah saya sampaikan 26 Feb 2021, tapi realisasinya nihil. Mohon kebijakannya,” tulisnya.

Tentu, unggahan ini menyita perhatian banyak warga. Terutama mereka yang mengeluhkan pelayanan yang dianggap masih lama. Seperti komentar akun Safawi Safawi. Menurutnya, jika pemotongan dilakukan warga, bakal kena sanksi. Sedangkan pohon tersebut membahayakan warga.

Repot nek wes urusan karo kayu mahoni, dipotong yo kenek pasal, nibani wong utowo rubuh nang omah jebuse bencana alam, jane dinas opo seng duwe kayu mahoni iku?” tanyanya.

Sementara itu, akun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berusaha menjelaskan prosedur penanganan. Sebab, pohon tersebut terletak di jalan nasional. Saat ini hanya sebatas koordinasi yang bisa dilakukan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aduan yang masuk grup Facebook Lumajang tampaknya tidak sepenuhnya ditindaklanjuti. Buktinya, unggahan Mashur Romansyah pada 26 Februari lalu, mengenai permintaannya untuk segera menebang pohon, belum tersentuh. Padahal, pohon tersebut rawan menimpa rumahnya.

“Dinas terkait, dewan wakil rakyat dan Pak Torik (Bupati Thoriq, Red) yang terhormat, mohon bantuannya terkait pohon mahoni yang membahayakan rumah dan jiwa agar dipotong karena ada proyek PU penggalian gorong-gorong. Ditakutkan kalau ada akar yang tergaruk/putus oleh bego (backhoe, Red). Hal ini udah saya sampaikan 26 Feb 2021, tapi realisasinya nihil. Mohon kebijakannya,” tulisnya.

Tentu, unggahan ini menyita perhatian banyak warga. Terutama mereka yang mengeluhkan pelayanan yang dianggap masih lama. Seperti komentar akun Safawi Safawi. Menurutnya, jika pemotongan dilakukan warga, bakal kena sanksi. Sedangkan pohon tersebut membahayakan warga.

Repot nek wes urusan karo kayu mahoni, dipotong yo kenek pasal, nibani wong utowo rubuh nang omah jebuse bencana alam, jane dinas opo seng duwe kayu mahoni iku?” tanyanya.

Sementara itu, akun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berusaha menjelaskan prosedur penanganan. Sebab, pohon tersebut terletak di jalan nasional. Saat ini hanya sebatas koordinasi yang bisa dilakukan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/