alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Pasien Korona Bertambah Belasan Orang

Terbentuk Klaster PMI dan Perjalanan Luar Kota

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jumlah pasien yang positif terpapar Covid-19 di Lumajang terus bertambah. Akhir pekan lalu, jumlahnya menjadi 14 pasien. Padahal, beberapa hari lalu pasien terpapar sempat hanya menyisakan satu orang. Hal ini memunculkan dua klaster baru.

Penambahan klaster tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang dr Bayu Wibowo. Dia mengungkapkan, klaster tersebut berasal dari pekerja migran Indonesia (PMI) dan klaster perjalanan. “Benar. Ada penambahan klaster baru. Yakni klaster PMI dan klaster perjalanan. Sehingga hari ini (kemarin, Red) ada 14 orang yang terkonfirmasi positif korona,” ungkapnya.

Dia mengatakan, perawatan mereka dilakukan di tiga tempat. Yakni rumah sakit, Balai Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang, dan isolasi mandiri di rumah. “Semuanya tetap diawasi dan dijaga ketat. Baik oleh petugas kesehatan, perangkat desa, satgas, maupun pihak kepolisian dan TNI setempat,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

dr Bayu menjelaskan, pasien positif PMI berasal dari Sumbersuko dan Randuagung. “Memang hasil swab di Surabaya itu negatif. Tetapi, setelah dilakukan swab PCR lagi di hari kelima, ternyata hasilnya positif. Sehingga kami langsung lakukan tracing ke orang yang pernah kontak dengan pasien. Hasilnya, ada keluarga yang terpapar juga. Sehingga diputuskan untuk merawat mereka,” jelasnya.

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif asal Pronojiwo dan Candipuro merupakan klaster perjalanan. “Setelah kami telusuri, mereka pernah melakukan perjalanan ke Surabaya dan Malang. Dimungkinkan, ini bagian dari perjalanan mudik keluarga,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jumlah pasien yang positif terpapar Covid-19 di Lumajang terus bertambah. Akhir pekan lalu, jumlahnya menjadi 14 pasien. Padahal, beberapa hari lalu pasien terpapar sempat hanya menyisakan satu orang. Hal ini memunculkan dua klaster baru.

Penambahan klaster tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang dr Bayu Wibowo. Dia mengungkapkan, klaster tersebut berasal dari pekerja migran Indonesia (PMI) dan klaster perjalanan. “Benar. Ada penambahan klaster baru. Yakni klaster PMI dan klaster perjalanan. Sehingga hari ini (kemarin, Red) ada 14 orang yang terkonfirmasi positif korona,” ungkapnya.

Dia mengatakan, perawatan mereka dilakukan di tiga tempat. Yakni rumah sakit, Balai Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang, dan isolasi mandiri di rumah. “Semuanya tetap diawasi dan dijaga ketat. Baik oleh petugas kesehatan, perangkat desa, satgas, maupun pihak kepolisian dan TNI setempat,” katanya.

dr Bayu menjelaskan, pasien positif PMI berasal dari Sumbersuko dan Randuagung. “Memang hasil swab di Surabaya itu negatif. Tetapi, setelah dilakukan swab PCR lagi di hari kelima, ternyata hasilnya positif. Sehingga kami langsung lakukan tracing ke orang yang pernah kontak dengan pasien. Hasilnya, ada keluarga yang terpapar juga. Sehingga diputuskan untuk merawat mereka,” jelasnya.

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif asal Pronojiwo dan Candipuro merupakan klaster perjalanan. “Setelah kami telusuri, mereka pernah melakukan perjalanan ke Surabaya dan Malang. Dimungkinkan, ini bagian dari perjalanan mudik keluarga,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jumlah pasien yang positif terpapar Covid-19 di Lumajang terus bertambah. Akhir pekan lalu, jumlahnya menjadi 14 pasien. Padahal, beberapa hari lalu pasien terpapar sempat hanya menyisakan satu orang. Hal ini memunculkan dua klaster baru.

Penambahan klaster tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang dr Bayu Wibowo. Dia mengungkapkan, klaster tersebut berasal dari pekerja migran Indonesia (PMI) dan klaster perjalanan. “Benar. Ada penambahan klaster baru. Yakni klaster PMI dan klaster perjalanan. Sehingga hari ini (kemarin, Red) ada 14 orang yang terkonfirmasi positif korona,” ungkapnya.

Dia mengatakan, perawatan mereka dilakukan di tiga tempat. Yakni rumah sakit, Balai Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang, dan isolasi mandiri di rumah. “Semuanya tetap diawasi dan dijaga ketat. Baik oleh petugas kesehatan, perangkat desa, satgas, maupun pihak kepolisian dan TNI setempat,” katanya.

dr Bayu menjelaskan, pasien positif PMI berasal dari Sumbersuko dan Randuagung. “Memang hasil swab di Surabaya itu negatif. Tetapi, setelah dilakukan swab PCR lagi di hari kelima, ternyata hasilnya positif. Sehingga kami langsung lakukan tracing ke orang yang pernah kontak dengan pasien. Hasilnya, ada keluarga yang terpapar juga. Sehingga diputuskan untuk merawat mereka,” jelasnya.

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif asal Pronojiwo dan Candipuro merupakan klaster perjalanan. “Setelah kami telusuri, mereka pernah melakukan perjalanan ke Surabaya dan Malang. Dimungkinkan, ini bagian dari perjalanan mudik keluarga,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/