alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Dinilai Renggut Kebebasan Berkumpul

Mobile_AP_Rectangle 1

Pemerintah memang harus hadir dalam keadaan seperti ini. Sebab, aturan tersebut sebagian bukti kepedulian terhadap masyarakat. “Pemerintah tidak ingin kecolongan. Makanya, ada juga adendum. Itu sebagai bukti bahwa pemerintah juga turut andil untuk kesehatan masyarakat yang lebih besar,” tambahnya.

Aturan larangan mudik tidak sepenuhnya mengekang kebebasan berkumpul. Sebab, melalui kemajuan teknologi, masyarakat tetap bisa berkumpul secara virtual. “Kalau berbicara hak asasi, memang ini hak asasi setiap warga negara untuk berkumpul dengan keluarga. Tetapi, kita lihat lagi, ada batasan yang harus kita pahami. Jadi, meskipun kebebasan, itu tidak mutlak. Ada batasan yang tidak boleh kita lampaui,” lanjutnya.

Dia berharap, masyarakat dapat menyikapi dengan positif pelarangan mudik ini. “Dari sisi hukum, kebijakan ini memiliki kepentingan yang lebih besar. Yakni keselamatan banyak orang. Oleh sebab itu, mari kita kesampingkan ego. Tahan dulu untuk tidak mudik beberapa hari ini. Jangan sampai ceroboh. Sebab, ini akan merugikan banyak orang,” harapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: mg2
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

Pemerintah memang harus hadir dalam keadaan seperti ini. Sebab, aturan tersebut sebagian bukti kepedulian terhadap masyarakat. “Pemerintah tidak ingin kecolongan. Makanya, ada juga adendum. Itu sebagai bukti bahwa pemerintah juga turut andil untuk kesehatan masyarakat yang lebih besar,” tambahnya.

Aturan larangan mudik tidak sepenuhnya mengekang kebebasan berkumpul. Sebab, melalui kemajuan teknologi, masyarakat tetap bisa berkumpul secara virtual. “Kalau berbicara hak asasi, memang ini hak asasi setiap warga negara untuk berkumpul dengan keluarga. Tetapi, kita lihat lagi, ada batasan yang harus kita pahami. Jadi, meskipun kebebasan, itu tidak mutlak. Ada batasan yang tidak boleh kita lampaui,” lanjutnya.

Dia berharap, masyarakat dapat menyikapi dengan positif pelarangan mudik ini. “Dari sisi hukum, kebijakan ini memiliki kepentingan yang lebih besar. Yakni keselamatan banyak orang. Oleh sebab itu, mari kita kesampingkan ego. Tahan dulu untuk tidak mudik beberapa hari ini. Jangan sampai ceroboh. Sebab, ini akan merugikan banyak orang,” harapnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

Pemerintah memang harus hadir dalam keadaan seperti ini. Sebab, aturan tersebut sebagian bukti kepedulian terhadap masyarakat. “Pemerintah tidak ingin kecolongan. Makanya, ada juga adendum. Itu sebagai bukti bahwa pemerintah juga turut andil untuk kesehatan masyarakat yang lebih besar,” tambahnya.

Aturan larangan mudik tidak sepenuhnya mengekang kebebasan berkumpul. Sebab, melalui kemajuan teknologi, masyarakat tetap bisa berkumpul secara virtual. “Kalau berbicara hak asasi, memang ini hak asasi setiap warga negara untuk berkumpul dengan keluarga. Tetapi, kita lihat lagi, ada batasan yang harus kita pahami. Jadi, meskipun kebebasan, itu tidak mutlak. Ada batasan yang tidak boleh kita lampaui,” lanjutnya.

Dia berharap, masyarakat dapat menyikapi dengan positif pelarangan mudik ini. “Dari sisi hukum, kebijakan ini memiliki kepentingan yang lebih besar. Yakni keselamatan banyak orang. Oleh sebab itu, mari kita kesampingkan ego. Tahan dulu untuk tidak mudik beberapa hari ini. Jangan sampai ceroboh. Sebab, ini akan merugikan banyak orang,” harapnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/