alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Beri Edukasi Lalu Lintas sejak Usia Dini

Satlantas Gunakan Instrumen Visual Boneka

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tidak sedikit korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kalangan anak-anak. Penyebabnya, mulai dari orang tua yang lalai dalam berkendara, hingga tidak mematuhi aturan lalu lintas. Alhasil, anak-anak juga menjadi korban. Bahkan, nyawa melayang saat usia masih belia.

Miris, sebab orang tua yang sejatinya memahami aturan lalu lintas cenderung tidak peduli. Hal tersebut membuat Satlantas Polres Lumajang tergerak. Mereka melakukan edukasi pada orang tua dan anak. “Tujuannya sederhana. Agar orang tua dan anak-anak mengerti tentang aturan lalu lintas,” kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho.

Bayu mengungkapkan pendekatan yang dilakukan berupa edukasi secara visual dan permainan. Sebab, model tersebut dinilai mudah dipahami. “Memang kami memberikan edukasi melalui tampilan visual berupa boneka dan alat peraga lainnya. Selain itu, kami kemas dengan permainan agar mereka lebih memahami dan disiplin aturan di jalan raya,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Cara tersebut terbukti efektif. Sebab, baik orang tua maupun anak sangat antusias menerima penjelasan disiplin lalu lintas dari kepolisian. “Dikyasa yang sudah membidangi hal ini memiliki cara khusus. Hasilnya, mereka sangat antusias. Sehingga ada interaksi yang terbangun dari anak, orang tua, dan pihak kepolisian,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tidak sedikit korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kalangan anak-anak. Penyebabnya, mulai dari orang tua yang lalai dalam berkendara, hingga tidak mematuhi aturan lalu lintas. Alhasil, anak-anak juga menjadi korban. Bahkan, nyawa melayang saat usia masih belia.

Miris, sebab orang tua yang sejatinya memahami aturan lalu lintas cenderung tidak peduli. Hal tersebut membuat Satlantas Polres Lumajang tergerak. Mereka melakukan edukasi pada orang tua dan anak. “Tujuannya sederhana. Agar orang tua dan anak-anak mengerti tentang aturan lalu lintas,” kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho.

Bayu mengungkapkan pendekatan yang dilakukan berupa edukasi secara visual dan permainan. Sebab, model tersebut dinilai mudah dipahami. “Memang kami memberikan edukasi melalui tampilan visual berupa boneka dan alat peraga lainnya. Selain itu, kami kemas dengan permainan agar mereka lebih memahami dan disiplin aturan di jalan raya,” jelasnya.

Cara tersebut terbukti efektif. Sebab, baik orang tua maupun anak sangat antusias menerima penjelasan disiplin lalu lintas dari kepolisian. “Dikyasa yang sudah membidangi hal ini memiliki cara khusus. Hasilnya, mereka sangat antusias. Sehingga ada interaksi yang terbangun dari anak, orang tua, dan pihak kepolisian,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tidak sedikit korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kalangan anak-anak. Penyebabnya, mulai dari orang tua yang lalai dalam berkendara, hingga tidak mematuhi aturan lalu lintas. Alhasil, anak-anak juga menjadi korban. Bahkan, nyawa melayang saat usia masih belia.

Miris, sebab orang tua yang sejatinya memahami aturan lalu lintas cenderung tidak peduli. Hal tersebut membuat Satlantas Polres Lumajang tergerak. Mereka melakukan edukasi pada orang tua dan anak. “Tujuannya sederhana. Agar orang tua dan anak-anak mengerti tentang aturan lalu lintas,” kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho.

Bayu mengungkapkan pendekatan yang dilakukan berupa edukasi secara visual dan permainan. Sebab, model tersebut dinilai mudah dipahami. “Memang kami memberikan edukasi melalui tampilan visual berupa boneka dan alat peraga lainnya. Selain itu, kami kemas dengan permainan agar mereka lebih memahami dan disiplin aturan di jalan raya,” jelasnya.

Cara tersebut terbukti efektif. Sebab, baik orang tua maupun anak sangat antusias menerima penjelasan disiplin lalu lintas dari kepolisian. “Dikyasa yang sudah membidangi hal ini memiliki cara khusus. Hasilnya, mereka sangat antusias. Sehingga ada interaksi yang terbangun dari anak, orang tua, dan pihak kepolisian,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/