alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Diduga Remehkan Relawan, Bang Iwan Minta Maaf

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Permasalahan video viral seorang youtuber atau konten kreator asal Lumajang, beberapa hari lalu, akhirnya terselesaikan. Kemarin, pemilik akun YouTube Bang iOne, yakni Wawan Sugiarto, menyatakan permintaan maaf secara terbuka di hadapan perwakilan semua relawan di aula Pondok Asri, Kutorenon, Sukodono. Bahkan, permintaan maaf terbuka itu disaksikan langsung Bupati Lumajang, Kapolres Lumajang, serta Dansatgas Penanganan Bencana APG Semeru.

Bang Iwan, sapaan akrabnya, menyampaikan permintaan maaf secara tertulis dan bermeterai. Dia mengakui, tindakannya tersebut salah dan menyakiti seluruh personel Basarnas, Potensi SAR, dan relawan. Oleh karena itu, dia meminta maaf secara sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua relawan Basarnas, SAR, potensi lainnya atas semua kekhilafan kesalahan yang tidak berhati-hati bersikap dan bertindak kepada dua relawan saat kejadian lahar dingin Semeru, Sabtu, 21 Desember 2021, sekitar pukul 16.00,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebagai informasi, peristiwa tersebut terjadi saat Iwan menggelar live di channel YouTube di sekitar jembatan gantung Kaliregoyo, Desa Sumberwuluh. Dia menjelaskan, ada dua relawan mengimbaunya untuk menjauh dari aliran sungai. Sebab, saat itu lahar dingin datang. Namun, imbauan itu dia tanggapi dengan kalimat bernada meremehkan.

Selain itu, dia juga meminta maaf atas unggahan tiga status istrinya di media sosial. Sehingga hal tersebut menyinggung dan menyakiti para relawan. Iwan berjanji, perbuatan tersebut tidak akan diulangi lagi. “Saya juga klarifikasi bahwa apa yang terjadi itu murni konten di YouTube saya. Bukan berkenaan dengan profesi,” tambahnya.

Perwakilan Potensi SAR Jakarta, Saiman, menerangkan, secara umum, seluruh perwakilan Potensi SAR yang bertugas di Lumajang sudah memaafkan. Relawan juga sepakat tidak memperpanjang kasus tersebut. Sebab, permintaan maaf dan klarifikasi sudah disampaikan secara terbuka di hadapan perwakilan relawan. Meski demikian, pihaknya akan menjadwalkan lebih lanjut pertemuan Bang Iwan dengan kedua relawan yang disebut dalam video viral.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Permasalahan video viral seorang youtuber atau konten kreator asal Lumajang, beberapa hari lalu, akhirnya terselesaikan. Kemarin, pemilik akun YouTube Bang iOne, yakni Wawan Sugiarto, menyatakan permintaan maaf secara terbuka di hadapan perwakilan semua relawan di aula Pondok Asri, Kutorenon, Sukodono. Bahkan, permintaan maaf terbuka itu disaksikan langsung Bupati Lumajang, Kapolres Lumajang, serta Dansatgas Penanganan Bencana APG Semeru.

Bang Iwan, sapaan akrabnya, menyampaikan permintaan maaf secara tertulis dan bermeterai. Dia mengakui, tindakannya tersebut salah dan menyakiti seluruh personel Basarnas, Potensi SAR, dan relawan. Oleh karena itu, dia meminta maaf secara sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua relawan Basarnas, SAR, potensi lainnya atas semua kekhilafan kesalahan yang tidak berhati-hati bersikap dan bertindak kepada dua relawan saat kejadian lahar dingin Semeru, Sabtu, 21 Desember 2021, sekitar pukul 16.00,” ujarnya.

Sebagai informasi, peristiwa tersebut terjadi saat Iwan menggelar live di channel YouTube di sekitar jembatan gantung Kaliregoyo, Desa Sumberwuluh. Dia menjelaskan, ada dua relawan mengimbaunya untuk menjauh dari aliran sungai. Sebab, saat itu lahar dingin datang. Namun, imbauan itu dia tanggapi dengan kalimat bernada meremehkan.

Selain itu, dia juga meminta maaf atas unggahan tiga status istrinya di media sosial. Sehingga hal tersebut menyinggung dan menyakiti para relawan. Iwan berjanji, perbuatan tersebut tidak akan diulangi lagi. “Saya juga klarifikasi bahwa apa yang terjadi itu murni konten di YouTube saya. Bukan berkenaan dengan profesi,” tambahnya.

Perwakilan Potensi SAR Jakarta, Saiman, menerangkan, secara umum, seluruh perwakilan Potensi SAR yang bertugas di Lumajang sudah memaafkan. Relawan juga sepakat tidak memperpanjang kasus tersebut. Sebab, permintaan maaf dan klarifikasi sudah disampaikan secara terbuka di hadapan perwakilan relawan. Meski demikian, pihaknya akan menjadwalkan lebih lanjut pertemuan Bang Iwan dengan kedua relawan yang disebut dalam video viral.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Permasalahan video viral seorang youtuber atau konten kreator asal Lumajang, beberapa hari lalu, akhirnya terselesaikan. Kemarin, pemilik akun YouTube Bang iOne, yakni Wawan Sugiarto, menyatakan permintaan maaf secara terbuka di hadapan perwakilan semua relawan di aula Pondok Asri, Kutorenon, Sukodono. Bahkan, permintaan maaf terbuka itu disaksikan langsung Bupati Lumajang, Kapolres Lumajang, serta Dansatgas Penanganan Bencana APG Semeru.

Bang Iwan, sapaan akrabnya, menyampaikan permintaan maaf secara tertulis dan bermeterai. Dia mengakui, tindakannya tersebut salah dan menyakiti seluruh personel Basarnas, Potensi SAR, dan relawan. Oleh karena itu, dia meminta maaf secara sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua relawan Basarnas, SAR, potensi lainnya atas semua kekhilafan kesalahan yang tidak berhati-hati bersikap dan bertindak kepada dua relawan saat kejadian lahar dingin Semeru, Sabtu, 21 Desember 2021, sekitar pukul 16.00,” ujarnya.

Sebagai informasi, peristiwa tersebut terjadi saat Iwan menggelar live di channel YouTube di sekitar jembatan gantung Kaliregoyo, Desa Sumberwuluh. Dia menjelaskan, ada dua relawan mengimbaunya untuk menjauh dari aliran sungai. Sebab, saat itu lahar dingin datang. Namun, imbauan itu dia tanggapi dengan kalimat bernada meremehkan.

Selain itu, dia juga meminta maaf atas unggahan tiga status istrinya di media sosial. Sehingga hal tersebut menyinggung dan menyakiti para relawan. Iwan berjanji, perbuatan tersebut tidak akan diulangi lagi. “Saya juga klarifikasi bahwa apa yang terjadi itu murni konten di YouTube saya. Bukan berkenaan dengan profesi,” tambahnya.

Perwakilan Potensi SAR Jakarta, Saiman, menerangkan, secara umum, seluruh perwakilan Potensi SAR yang bertugas di Lumajang sudah memaafkan. Relawan juga sepakat tidak memperpanjang kasus tersebut. Sebab, permintaan maaf dan klarifikasi sudah disampaikan secara terbuka di hadapan perwakilan relawan. Meski demikian, pihaknya akan menjadwalkan lebih lanjut pertemuan Bang Iwan dengan kedua relawan yang disebut dalam video viral.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/