alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Bupati Lumajang Klaim Huntara Plus-Plus

Mahalnya pembiayaan untuk pembangunan huntara direspons Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Saat rapat koordinasi dengan pihak donatur maupun relawan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Mahalnya pembiayaan untuk pembangunan huntara direspons Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Saat rapat koordinasi dengan pihak donatur maupun relawan, Cak Thoriq menyampaikan bahwa huntara yang rencananya didirikan untuk para pengungsi ini memiliki kelebihan. Bahkan, dia menyebut huntara ini plus-plus.

Ukuran huntara tidak berubah, 6×4,8 meter. Letaknya pun tetap berada di belakang rencana hunian tetap. Namun, ada beberapa tambahan seperti pemberian ruang keluarga. Toilet yang sebelumnya berada di luar bangunan huntara untuk digunakan bersama, sekarang dimasukkan menjadi satu bagian dalam huntara.

Cak Thoriq melanjutkan, RAB untuk pembangunan huntara memang perlu direvisi. Namun, kondisinya harus disepakati oleh seluruh relawan maupun donatur yang akan membangun. Sebab, anggaran untuk membangun huntara tersebut sepenuhnya berasal dari donatur swasta.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami Pemkab Lumajang sekarang sedang menunggu dari Kementerian ESDM untuk mendapat surat keabsahan pengambilan pasir untuk huntara. Ini menjadi keutamaan bersama. Kita akan meminta izin dari Kementerian ESDM sebagai dispensasi. Itu yang akan kami lakukan untuk pembangunan huntara,” katanya.

Praktis, ketika permintaan tersebut disetujui, RAB untuk pembangunan huntara bakal berkurang. Sehingga, dilema seluruh donatur dan relawan terjawab. Untuk mempercepat itu, proses pengerasan jalan bakal segera diselesaikan sambil menunggu penyusunan site plan benar-benar final.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Mahalnya pembiayaan untuk pembangunan huntara direspons Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Saat rapat koordinasi dengan pihak donatur maupun relawan, Cak Thoriq menyampaikan bahwa huntara yang rencananya didirikan untuk para pengungsi ini memiliki kelebihan. Bahkan, dia menyebut huntara ini plus-plus.

Ukuran huntara tidak berubah, 6×4,8 meter. Letaknya pun tetap berada di belakang rencana hunian tetap. Namun, ada beberapa tambahan seperti pemberian ruang keluarga. Toilet yang sebelumnya berada di luar bangunan huntara untuk digunakan bersama, sekarang dimasukkan menjadi satu bagian dalam huntara.

Cak Thoriq melanjutkan, RAB untuk pembangunan huntara memang perlu direvisi. Namun, kondisinya harus disepakati oleh seluruh relawan maupun donatur yang akan membangun. Sebab, anggaran untuk membangun huntara tersebut sepenuhnya berasal dari donatur swasta.

“Kami Pemkab Lumajang sekarang sedang menunggu dari Kementerian ESDM untuk mendapat surat keabsahan pengambilan pasir untuk huntara. Ini menjadi keutamaan bersama. Kita akan meminta izin dari Kementerian ESDM sebagai dispensasi. Itu yang akan kami lakukan untuk pembangunan huntara,” katanya.

Praktis, ketika permintaan tersebut disetujui, RAB untuk pembangunan huntara bakal berkurang. Sehingga, dilema seluruh donatur dan relawan terjawab. Untuk mempercepat itu, proses pengerasan jalan bakal segera diselesaikan sambil menunggu penyusunan site plan benar-benar final.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Mahalnya pembiayaan untuk pembangunan huntara direspons Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Saat rapat koordinasi dengan pihak donatur maupun relawan, Cak Thoriq menyampaikan bahwa huntara yang rencananya didirikan untuk para pengungsi ini memiliki kelebihan. Bahkan, dia menyebut huntara ini plus-plus.

Ukuran huntara tidak berubah, 6×4,8 meter. Letaknya pun tetap berada di belakang rencana hunian tetap. Namun, ada beberapa tambahan seperti pemberian ruang keluarga. Toilet yang sebelumnya berada di luar bangunan huntara untuk digunakan bersama, sekarang dimasukkan menjadi satu bagian dalam huntara.

Cak Thoriq melanjutkan, RAB untuk pembangunan huntara memang perlu direvisi. Namun, kondisinya harus disepakati oleh seluruh relawan maupun donatur yang akan membangun. Sebab, anggaran untuk membangun huntara tersebut sepenuhnya berasal dari donatur swasta.

“Kami Pemkab Lumajang sekarang sedang menunggu dari Kementerian ESDM untuk mendapat surat keabsahan pengambilan pasir untuk huntara. Ini menjadi keutamaan bersama. Kita akan meminta izin dari Kementerian ESDM sebagai dispensasi. Itu yang akan kami lakukan untuk pembangunan huntara,” katanya.

Praktis, ketika permintaan tersebut disetujui, RAB untuk pembangunan huntara bakal berkurang. Sehingga, dilema seluruh donatur dan relawan terjawab. Untuk mempercepat itu, proses pengerasan jalan bakal segera diselesaikan sambil menunggu penyusunan site plan benar-benar final.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/