alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Sayur Kelor Banyak Khasiat Khas Lumajang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kenikmatan sayur kelor sepertinya sudah menyatu dengan lidah masyarakat Lumajang. Saking menyatunya, sayur dengan kuah bening dan sesekali dicampur jagung muda tersebut jadi pilihan pertama para perantau. Sebab, bagi mereka, makan dengan sayur kelor bisa mengobati rasa rindu kampung halaman, Lumajang.

Seperti unggahan Elien Tri Kenyo Warni. Menurutnya, masyarakat Lumajang saat menemukan sayur kelor di tanah rantau seperti menemukan sesuatu yang sangat berharga. “Wong Lumajang lek nemu jangan kelor nang perantauan rasane sesuatu banget. Iyo gak, lur? Mbiyen lek mulih Lumajang ben omah natakno dahar. Sampe bingung noto weteng. Saiki opo pancet ngunu yo, lur?” tulisnya disertai dua foto suguhan sayur kelor.

Unggahannya itu membuat sejumlah akun ikut berkomentar. Akun Bundae Navisa misalnya. Dia mengungkapkan, sudah dua tahun sejak merantau tidak mengonsumsi sayur kelor. Sementara, Romli Al-Husni Haq kesulitan mencari sayur kelor. “Neng Sidoarjo golek kelor rodok angel. Sekali oleh, akeh seng takon, enak a? Yo enak. Eh akeh seng jajal sampek gak keduman kelore,” tulisnya. Akun Cinta Kasih yang sedang merantau di Hongkong juga mengungkapkan hal yang sama. “Neng kene angel golek kelor sampe pengen,” tulisnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Alyschotimah senang bisa makan dengan sayur kelor. Dia juga sangat menyukai hal itu. “Aku juga suka sayur kelor. Dulu sebelum nikah dapat orang Lumajang tidak tahu kalau kelor bisa dimakan,” komentarnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kenikmatan sayur kelor sepertinya sudah menyatu dengan lidah masyarakat Lumajang. Saking menyatunya, sayur dengan kuah bening dan sesekali dicampur jagung muda tersebut jadi pilihan pertama para perantau. Sebab, bagi mereka, makan dengan sayur kelor bisa mengobati rasa rindu kampung halaman, Lumajang.

Seperti unggahan Elien Tri Kenyo Warni. Menurutnya, masyarakat Lumajang saat menemukan sayur kelor di tanah rantau seperti menemukan sesuatu yang sangat berharga. “Wong Lumajang lek nemu jangan kelor nang perantauan rasane sesuatu banget. Iyo gak, lur? Mbiyen lek mulih Lumajang ben omah natakno dahar. Sampe bingung noto weteng. Saiki opo pancet ngunu yo, lur?” tulisnya disertai dua foto suguhan sayur kelor.

Unggahannya itu membuat sejumlah akun ikut berkomentar. Akun Bundae Navisa misalnya. Dia mengungkapkan, sudah dua tahun sejak merantau tidak mengonsumsi sayur kelor. Sementara, Romli Al-Husni Haq kesulitan mencari sayur kelor. “Neng Sidoarjo golek kelor rodok angel. Sekali oleh, akeh seng takon, enak a? Yo enak. Eh akeh seng jajal sampek gak keduman kelore,” tulisnya. Akun Cinta Kasih yang sedang merantau di Hongkong juga mengungkapkan hal yang sama. “Neng kene angel golek kelor sampe pengen,” tulisnya.

Sementara itu, Alyschotimah senang bisa makan dengan sayur kelor. Dia juga sangat menyukai hal itu. “Aku juga suka sayur kelor. Dulu sebelum nikah dapat orang Lumajang tidak tahu kalau kelor bisa dimakan,” komentarnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kenikmatan sayur kelor sepertinya sudah menyatu dengan lidah masyarakat Lumajang. Saking menyatunya, sayur dengan kuah bening dan sesekali dicampur jagung muda tersebut jadi pilihan pertama para perantau. Sebab, bagi mereka, makan dengan sayur kelor bisa mengobati rasa rindu kampung halaman, Lumajang.

Seperti unggahan Elien Tri Kenyo Warni. Menurutnya, masyarakat Lumajang saat menemukan sayur kelor di tanah rantau seperti menemukan sesuatu yang sangat berharga. “Wong Lumajang lek nemu jangan kelor nang perantauan rasane sesuatu banget. Iyo gak, lur? Mbiyen lek mulih Lumajang ben omah natakno dahar. Sampe bingung noto weteng. Saiki opo pancet ngunu yo, lur?” tulisnya disertai dua foto suguhan sayur kelor.

Unggahannya itu membuat sejumlah akun ikut berkomentar. Akun Bundae Navisa misalnya. Dia mengungkapkan, sudah dua tahun sejak merantau tidak mengonsumsi sayur kelor. Sementara, Romli Al-Husni Haq kesulitan mencari sayur kelor. “Neng Sidoarjo golek kelor rodok angel. Sekali oleh, akeh seng takon, enak a? Yo enak. Eh akeh seng jajal sampek gak keduman kelore,” tulisnya. Akun Cinta Kasih yang sedang merantau di Hongkong juga mengungkapkan hal yang sama. “Neng kene angel golek kelor sampe pengen,” tulisnya.

Sementara itu, Alyschotimah senang bisa makan dengan sayur kelor. Dia juga sangat menyukai hal itu. “Aku juga suka sayur kelor. Dulu sebelum nikah dapat orang Lumajang tidak tahu kalau kelor bisa dimakan,” komentarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/