alexametrics
30.6 C
Jember
Sunday, 23 January 2022

Penyekatan Dimulai Hari Ini

Perjalanan Antarkota Resmi Dilarang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah melalui kebijakannya melarang perjalanan mudik. Oleh sebab itu, penyekatan resmi dimulai hari ini. Kabupaten Lumajang sudah mempersiapkan penyekatan. Sehingga, pemerintah memastikan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi dalam gelaran apel pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021, kemarin.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03 persen. “Hal ini disebabkan adanya peningkatan aktivitas masyarakat. Khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri,” katanya.

AKBP Eka menjelaskan, keinginan masyarakat untuk melakukan mudik sulit untuk ditahan. “Meski sudah dilarang, tetap ada pergerakan orang yang melakukan perjalanan mudik. Oleh karena itu, kegiatan ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran petugas dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menambahkan, aktivitas tersebut terjadi dalam kegiatan ibadah, perekonomian, destinasi pariwisata, dan kegiatan budaya. “Kegiatan budaya seperti takbir keliling dan halalbihalal juga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah melalui kebijakannya melarang perjalanan mudik. Oleh sebab itu, penyekatan resmi dimulai hari ini. Kabupaten Lumajang sudah mempersiapkan penyekatan. Sehingga, pemerintah memastikan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi dalam gelaran apel pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021, kemarin.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03 persen. “Hal ini disebabkan adanya peningkatan aktivitas masyarakat. Khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri,” katanya.

AKBP Eka menjelaskan, keinginan masyarakat untuk melakukan mudik sulit untuk ditahan. “Meski sudah dilarang, tetap ada pergerakan orang yang melakukan perjalanan mudik. Oleh karena itu, kegiatan ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran petugas dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi,” jelasnya.

Dia menambahkan, aktivitas tersebut terjadi dalam kegiatan ibadah, perekonomian, destinasi pariwisata, dan kegiatan budaya. “Kegiatan budaya seperti takbir keliling dan halalbihalal juga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah melalui kebijakannya melarang perjalanan mudik. Oleh sebab itu, penyekatan resmi dimulai hari ini. Kabupaten Lumajang sudah mempersiapkan penyekatan. Sehingga, pemerintah memastikan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi dalam gelaran apel pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021, kemarin.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03 persen. “Hal ini disebabkan adanya peningkatan aktivitas masyarakat. Khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri,” katanya.

AKBP Eka menjelaskan, keinginan masyarakat untuk melakukan mudik sulit untuk ditahan. “Meski sudah dilarang, tetap ada pergerakan orang yang melakukan perjalanan mudik. Oleh karena itu, kegiatan ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran petugas dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi,” jelasnya.

Dia menambahkan, aktivitas tersebut terjadi dalam kegiatan ibadah, perekonomian, destinasi pariwisata, dan kegiatan budaya. “Kegiatan budaya seperti takbir keliling dan halalbihalal juga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca