alexametrics
24.8 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Tiga Sungai Diajukan Venue Arung Jeram

Tinggal Tunggu Kesepakatan 20 Kabupaten/Kota

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama ini, cabang olahraga (cabor) arung jeram masih belum masuk dalam cabor yang dipertandingkan di Porprov Jatim. Sejumlah upaya dilakukan panitia Porprov. Salah satunya meninjau langsung tiga sungai di Lumajang sebagai venue arung jeram.

Tiga sungai tersebut adalah Kali Glidik Pronojiwo, Sungai Ireng-ireng Senduro dan Sungai Bondoyudo Wonorejo. Hasilnya, Sungai Bondoyudo layak untuk dijadikan tempat arum jeram. “Memang, provinsi datang langsung untuk meninjau lokasi arung jeram. Dan Lumajang adalah satu-satunya kabupaten tuan rumah yang aktif arung jeramnya. Sehingga, Lumajang dipilih dan Sungai Bondoyudo direncanakan jadi venue arung jeram,” kata Galih Permadi, Kasi Pemberdayaan Olahraga Dispora Lumajang.

Karakter Sungai Bondoyudo yang dalam dan luas membuat tim Porprov memastikannya sebagai venue. Sebab, kelas yang dipertandingkan membutuhkan sungai yang dalam dan luas. “Di arung jeram ada kelas-kelas yang membutuhkan sungai dalam dan luas. Misalnya saja kelas R-4. Satu perahu itu diisi empat orang. Tentu, bebannya akan semakin berat. Kalau sungainya dangkal seperti di Sungai Ireng-Ireng, perahu tidak bisa bergerak,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, Sungai Bondoyudo yang letaknya di kawasan kota memudahkan akses menuju lokasi. “Kali Glidik itu tempatnya jauh di Pronojiwo. Sedangkan kami juga memikirkan akses yang mudah dijangkau. Makanya, Sungai Bondoyudo sangat tepat digunakan sebagai venue. Meskipun sungainya tidak tinggi, banyak bebatuan atau rintangan, hal itu tidak menjadi masalah,” tuturnya.

Pihak provinsi, lanjut Galih, tidak mempermasalahkan rintangan tersebut. Sebab, rintangan dalam perlombaan bisa dibuat secara manual. “Provinsi hanya meminta kesanggupan pemerintah daerah menyiapkan venue itu. Tidak memerlukan banyak fasilitas, yang penting sungai itu sudah standar dan layak untuk dijadikan tempat arung jeram,” lanjutnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama ini, cabang olahraga (cabor) arung jeram masih belum masuk dalam cabor yang dipertandingkan di Porprov Jatim. Sejumlah upaya dilakukan panitia Porprov. Salah satunya meninjau langsung tiga sungai di Lumajang sebagai venue arung jeram.

Tiga sungai tersebut adalah Kali Glidik Pronojiwo, Sungai Ireng-ireng Senduro dan Sungai Bondoyudo Wonorejo. Hasilnya, Sungai Bondoyudo layak untuk dijadikan tempat arum jeram. “Memang, provinsi datang langsung untuk meninjau lokasi arung jeram. Dan Lumajang adalah satu-satunya kabupaten tuan rumah yang aktif arung jeramnya. Sehingga, Lumajang dipilih dan Sungai Bondoyudo direncanakan jadi venue arung jeram,” kata Galih Permadi, Kasi Pemberdayaan Olahraga Dispora Lumajang.

Karakter Sungai Bondoyudo yang dalam dan luas membuat tim Porprov memastikannya sebagai venue. Sebab, kelas yang dipertandingkan membutuhkan sungai yang dalam dan luas. “Di arung jeram ada kelas-kelas yang membutuhkan sungai dalam dan luas. Misalnya saja kelas R-4. Satu perahu itu diisi empat orang. Tentu, bebannya akan semakin berat. Kalau sungainya dangkal seperti di Sungai Ireng-Ireng, perahu tidak bisa bergerak,” jelasnya.

Selain itu, Sungai Bondoyudo yang letaknya di kawasan kota memudahkan akses menuju lokasi. “Kali Glidik itu tempatnya jauh di Pronojiwo. Sedangkan kami juga memikirkan akses yang mudah dijangkau. Makanya, Sungai Bondoyudo sangat tepat digunakan sebagai venue. Meskipun sungainya tidak tinggi, banyak bebatuan atau rintangan, hal itu tidak menjadi masalah,” tuturnya.

Pihak provinsi, lanjut Galih, tidak mempermasalahkan rintangan tersebut. Sebab, rintangan dalam perlombaan bisa dibuat secara manual. “Provinsi hanya meminta kesanggupan pemerintah daerah menyiapkan venue itu. Tidak memerlukan banyak fasilitas, yang penting sungai itu sudah standar dan layak untuk dijadikan tempat arung jeram,” lanjutnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama ini, cabang olahraga (cabor) arung jeram masih belum masuk dalam cabor yang dipertandingkan di Porprov Jatim. Sejumlah upaya dilakukan panitia Porprov. Salah satunya meninjau langsung tiga sungai di Lumajang sebagai venue arung jeram.

Tiga sungai tersebut adalah Kali Glidik Pronojiwo, Sungai Ireng-ireng Senduro dan Sungai Bondoyudo Wonorejo. Hasilnya, Sungai Bondoyudo layak untuk dijadikan tempat arum jeram. “Memang, provinsi datang langsung untuk meninjau lokasi arung jeram. Dan Lumajang adalah satu-satunya kabupaten tuan rumah yang aktif arung jeramnya. Sehingga, Lumajang dipilih dan Sungai Bondoyudo direncanakan jadi venue arung jeram,” kata Galih Permadi, Kasi Pemberdayaan Olahraga Dispora Lumajang.

Karakter Sungai Bondoyudo yang dalam dan luas membuat tim Porprov memastikannya sebagai venue. Sebab, kelas yang dipertandingkan membutuhkan sungai yang dalam dan luas. “Di arung jeram ada kelas-kelas yang membutuhkan sungai dalam dan luas. Misalnya saja kelas R-4. Satu perahu itu diisi empat orang. Tentu, bebannya akan semakin berat. Kalau sungainya dangkal seperti di Sungai Ireng-Ireng, perahu tidak bisa bergerak,” jelasnya.

Selain itu, Sungai Bondoyudo yang letaknya di kawasan kota memudahkan akses menuju lokasi. “Kali Glidik itu tempatnya jauh di Pronojiwo. Sedangkan kami juga memikirkan akses yang mudah dijangkau. Makanya, Sungai Bondoyudo sangat tepat digunakan sebagai venue. Meskipun sungainya tidak tinggi, banyak bebatuan atau rintangan, hal itu tidak menjadi masalah,” tuturnya.

Pihak provinsi, lanjut Galih, tidak mempermasalahkan rintangan tersebut. Sebab, rintangan dalam perlombaan bisa dibuat secara manual. “Provinsi hanya meminta kesanggupan pemerintah daerah menyiapkan venue itu. Tidak memerlukan banyak fasilitas, yang penting sungai itu sudah standar dan layak untuk dijadikan tempat arung jeram,” lanjutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/