alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Gubernur Jatim Tinjau Dampak Kerusakan Lahar Gunung Semeru

Terkejut Ada Ratusan KK Melintas Setiap Hari

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Terputusnya dam yang digunakan sebagai akses jembatan warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, dapat atensi. Kemarin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung dampak kerusakan akibat hantaman lahar dingin, Minggu (02/01) lalu. Gubernur Khofifah sampai ikut menyeberang di aliran lahar Semeru.

Kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur ini disambut hangat oleh warga Desa Jugosari. Khofifah ingin melihat langsung penanganan Pemkab Lumajang dalam mengatasi akses jalan masyarakat yang terputus. Pasalnya, selama dam itu rusak, warga harus menyeberangi aliran lahar sepanjang seratus meter lebih.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq memaparkan, banjir lahar dingin yang terjadi beberapa hari lalu merupakan banjir lahar terbesar sejak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Desember tahun lalu. Sebab, lahar dingin itu mengakibatkan dampak yang cukup kompleks bagi kehidupan masyarakat.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Aliran lahar yang membawa pasir dan batu itu menghantam dam. Sampai ada beberapa tiang listrik yang roboh hingga jaringan listrik padam. Warga yang berada di seberang harus terisolasi karena akses jalan menuju ke sana terputus. Mereka sekarang bertahan dengan menunggu bantuan, karena menyeberang saja sulit,” katanya.

Saat ini, Pemkab Lumajang dibantu banyak relawan memberikan sejumlah bantuan untuk warga yang terisolasi. Di saat yang bersamaan, pembangunan jalan darurat dengan meratakan aliran lahar segera diselesaikan supaya warga dapat beraktivitas kembali. “Ini mengusahakan yang terbaik meskipun belum sepenuhnya normal,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Terputusnya dam yang digunakan sebagai akses jembatan warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, dapat atensi. Kemarin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung dampak kerusakan akibat hantaman lahar dingin, Minggu (02/01) lalu. Gubernur Khofifah sampai ikut menyeberang di aliran lahar Semeru.

Kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur ini disambut hangat oleh warga Desa Jugosari. Khofifah ingin melihat langsung penanganan Pemkab Lumajang dalam mengatasi akses jalan masyarakat yang terputus. Pasalnya, selama dam itu rusak, warga harus menyeberangi aliran lahar sepanjang seratus meter lebih.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq memaparkan, banjir lahar dingin yang terjadi beberapa hari lalu merupakan banjir lahar terbesar sejak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Desember tahun lalu. Sebab, lahar dingin itu mengakibatkan dampak yang cukup kompleks bagi kehidupan masyarakat.

“Aliran lahar yang membawa pasir dan batu itu menghantam dam. Sampai ada beberapa tiang listrik yang roboh hingga jaringan listrik padam. Warga yang berada di seberang harus terisolasi karena akses jalan menuju ke sana terputus. Mereka sekarang bertahan dengan menunggu bantuan, karena menyeberang saja sulit,” katanya.

Saat ini, Pemkab Lumajang dibantu banyak relawan memberikan sejumlah bantuan untuk warga yang terisolasi. Di saat yang bersamaan, pembangunan jalan darurat dengan meratakan aliran lahar segera diselesaikan supaya warga dapat beraktivitas kembali. “Ini mengusahakan yang terbaik meskipun belum sepenuhnya normal,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Terputusnya dam yang digunakan sebagai akses jembatan warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, dapat atensi. Kemarin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung dampak kerusakan akibat hantaman lahar dingin, Minggu (02/01) lalu. Gubernur Khofifah sampai ikut menyeberang di aliran lahar Semeru.

Kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur ini disambut hangat oleh warga Desa Jugosari. Khofifah ingin melihat langsung penanganan Pemkab Lumajang dalam mengatasi akses jalan masyarakat yang terputus. Pasalnya, selama dam itu rusak, warga harus menyeberangi aliran lahar sepanjang seratus meter lebih.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq memaparkan, banjir lahar dingin yang terjadi beberapa hari lalu merupakan banjir lahar terbesar sejak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Desember tahun lalu. Sebab, lahar dingin itu mengakibatkan dampak yang cukup kompleks bagi kehidupan masyarakat.

“Aliran lahar yang membawa pasir dan batu itu menghantam dam. Sampai ada beberapa tiang listrik yang roboh hingga jaringan listrik padam. Warga yang berada di seberang harus terisolasi karena akses jalan menuju ke sana terputus. Mereka sekarang bertahan dengan menunggu bantuan, karena menyeberang saja sulit,” katanya.

Saat ini, Pemkab Lumajang dibantu banyak relawan memberikan sejumlah bantuan untuk warga yang terisolasi. Di saat yang bersamaan, pembangunan jalan darurat dengan meratakan aliran lahar segera diselesaikan supaya warga dapat beraktivitas kembali. “Ini mengusahakan yang terbaik meskipun belum sepenuhnya normal,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/