alexametrics
23.7 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Target Pendapatan Pasar Dinaikkan

Meski Pandemi, Pendapatan Dipatok Rp 9 Miliar

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Daya beli masyarakat pada masa pandemi kali ini memang menurun. Tentu bakal berdampak pada pendapatan asli daerah. Salah satunya adalah pendapatan dari pasar. Namun, di tahun 2021 ini targetnya ditingkatkan menjadi Rp 9 miliar.

Kondisi ini berpotensi membuat Dinas Perdagangan Kabupaten Lumajang bakal kesulitan. Namun, karena setiap tahun targetnya dinaikkan, peningkatan tersebut dinilai wajar. Apalagi terjadi pada hampir semua organisasi perangkat daerah (OPD).

Tahun kemarin target pendapatan memang sempat diturunkan menjadi Rp 7,4 miliar. Hasilnya masih tembus, dan tahun ini targetnya dikembalikan ke awal, yakni Rp 9 Miliar. Meski demikian, mereka tetap optimistis walau belum mengetahui kendala-kendalanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Dinas Perdagangan Lumajang Ir Hairil Dhiani menyatakan, meski dalam suasana pandemi, pemkab tetap optimistis pemasukan pendapatan daerah dari sektor pasar meningkat. Terbukti pada tahun 2020 meski target diturunkan menjadi Rp 7,4 miliar, namun masih tetap bisa tembus. “Awal tahun 2020 kondisinya tidak stabil, karena pandemi target diturunkan, dan alhamdulillah ternyata tercapai 100 persen,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Daya beli masyarakat pada masa pandemi kali ini memang menurun. Tentu bakal berdampak pada pendapatan asli daerah. Salah satunya adalah pendapatan dari pasar. Namun, di tahun 2021 ini targetnya ditingkatkan menjadi Rp 9 miliar.

Kondisi ini berpotensi membuat Dinas Perdagangan Kabupaten Lumajang bakal kesulitan. Namun, karena setiap tahun targetnya dinaikkan, peningkatan tersebut dinilai wajar. Apalagi terjadi pada hampir semua organisasi perangkat daerah (OPD).

Tahun kemarin target pendapatan memang sempat diturunkan menjadi Rp 7,4 miliar. Hasilnya masih tembus, dan tahun ini targetnya dikembalikan ke awal, yakni Rp 9 Miliar. Meski demikian, mereka tetap optimistis walau belum mengetahui kendala-kendalanya.

Kepala Dinas Perdagangan Lumajang Ir Hairil Dhiani menyatakan, meski dalam suasana pandemi, pemkab tetap optimistis pemasukan pendapatan daerah dari sektor pasar meningkat. Terbukti pada tahun 2020 meski target diturunkan menjadi Rp 7,4 miliar, namun masih tetap bisa tembus. “Awal tahun 2020 kondisinya tidak stabil, karena pandemi target diturunkan, dan alhamdulillah ternyata tercapai 100 persen,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Daya beli masyarakat pada masa pandemi kali ini memang menurun. Tentu bakal berdampak pada pendapatan asli daerah. Salah satunya adalah pendapatan dari pasar. Namun, di tahun 2021 ini targetnya ditingkatkan menjadi Rp 9 miliar.

Kondisi ini berpotensi membuat Dinas Perdagangan Kabupaten Lumajang bakal kesulitan. Namun, karena setiap tahun targetnya dinaikkan, peningkatan tersebut dinilai wajar. Apalagi terjadi pada hampir semua organisasi perangkat daerah (OPD).

Tahun kemarin target pendapatan memang sempat diturunkan menjadi Rp 7,4 miliar. Hasilnya masih tembus, dan tahun ini targetnya dikembalikan ke awal, yakni Rp 9 Miliar. Meski demikian, mereka tetap optimistis walau belum mengetahui kendala-kendalanya.

Kepala Dinas Perdagangan Lumajang Ir Hairil Dhiani menyatakan, meski dalam suasana pandemi, pemkab tetap optimistis pemasukan pendapatan daerah dari sektor pasar meningkat. Terbukti pada tahun 2020 meski target diturunkan menjadi Rp 7,4 miliar, namun masih tetap bisa tembus. “Awal tahun 2020 kondisinya tidak stabil, karena pandemi target diturunkan, dan alhamdulillah ternyata tercapai 100 persen,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/