alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Kambing Senduro Bakal Diekspor ke Abu Dhabi

Pemkab dan Pemprov Sudah Oke, Tinggal Kementerian

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Komoditas ternak Lumajang ternyata berkembang cukup pesat. Terutama kambing Senduro yang sudah ditetapkan sebagai varietas unggulan nasional. Buktinya, permintaan dari luar negeri sudah mulai berdatangan. Salah satunya dari Abu Dhabi. Prosesnya kini tinggal persetujuan dari Kementerian Pertanian.

Negara di Uni Emirat Arab tersebut melayangkan permohonan kambing Senduro sebanyak 100 ekor. Permintaan itu masuk sejak September 2020 lalu. Surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dan rekomendasi Bupati Lumajang sebagai syarat ekspor kambing sudah dilengkapi. Termasuk dari Pemprov Jatim sudah setuju. Namun, proses ekspor masih menunggu. Sebab, berkas masih tertahan di Kementerian Pertanian.

Kambing Senduro sendiri merupakan hasil persilangan kambing etawa India dengan kambing kacang dan jawarandu. Selain sebagai kambing pedaging, kambing Senduro juga menghasilkan susu terbaik. Kambing ini sudah diakui kualitasnya hingga internasional. Tak heran jika Abu Dhabi melalui Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari (KP-ICB) meminta 100 ekor kambing Senduro sebagai bibit ternak.

Mobile_AP_Rectangle 2

Endra Novianto, Kepala Seksi Perbibitan dan Produksi Dinas Pertanian Lumajang, mengatakan bahwa kambing Senduro ditetapkan sebagai sumber daya genetik hewan (SDGH). Agar bisa diekspor, kambing harus memenuhi persyaratan. “Mulai dari umur, kualitas, dan lain-lainnya,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Komoditas ternak Lumajang ternyata berkembang cukup pesat. Terutama kambing Senduro yang sudah ditetapkan sebagai varietas unggulan nasional. Buktinya, permintaan dari luar negeri sudah mulai berdatangan. Salah satunya dari Abu Dhabi. Prosesnya kini tinggal persetujuan dari Kementerian Pertanian.

Negara di Uni Emirat Arab tersebut melayangkan permohonan kambing Senduro sebanyak 100 ekor. Permintaan itu masuk sejak September 2020 lalu. Surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dan rekomendasi Bupati Lumajang sebagai syarat ekspor kambing sudah dilengkapi. Termasuk dari Pemprov Jatim sudah setuju. Namun, proses ekspor masih menunggu. Sebab, berkas masih tertahan di Kementerian Pertanian.

Kambing Senduro sendiri merupakan hasil persilangan kambing etawa India dengan kambing kacang dan jawarandu. Selain sebagai kambing pedaging, kambing Senduro juga menghasilkan susu terbaik. Kambing ini sudah diakui kualitasnya hingga internasional. Tak heran jika Abu Dhabi melalui Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari (KP-ICB) meminta 100 ekor kambing Senduro sebagai bibit ternak.

Endra Novianto, Kepala Seksi Perbibitan dan Produksi Dinas Pertanian Lumajang, mengatakan bahwa kambing Senduro ditetapkan sebagai sumber daya genetik hewan (SDGH). Agar bisa diekspor, kambing harus memenuhi persyaratan. “Mulai dari umur, kualitas, dan lain-lainnya,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Komoditas ternak Lumajang ternyata berkembang cukup pesat. Terutama kambing Senduro yang sudah ditetapkan sebagai varietas unggulan nasional. Buktinya, permintaan dari luar negeri sudah mulai berdatangan. Salah satunya dari Abu Dhabi. Prosesnya kini tinggal persetujuan dari Kementerian Pertanian.

Negara di Uni Emirat Arab tersebut melayangkan permohonan kambing Senduro sebanyak 100 ekor. Permintaan itu masuk sejak September 2020 lalu. Surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dan rekomendasi Bupati Lumajang sebagai syarat ekspor kambing sudah dilengkapi. Termasuk dari Pemprov Jatim sudah setuju. Namun, proses ekspor masih menunggu. Sebab, berkas masih tertahan di Kementerian Pertanian.

Kambing Senduro sendiri merupakan hasil persilangan kambing etawa India dengan kambing kacang dan jawarandu. Selain sebagai kambing pedaging, kambing Senduro juga menghasilkan susu terbaik. Kambing ini sudah diakui kualitasnya hingga internasional. Tak heran jika Abu Dhabi melalui Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari (KP-ICB) meminta 100 ekor kambing Senduro sebagai bibit ternak.

Endra Novianto, Kepala Seksi Perbibitan dan Produksi Dinas Pertanian Lumajang, mengatakan bahwa kambing Senduro ditetapkan sebagai sumber daya genetik hewan (SDGH). Agar bisa diekspor, kambing harus memenuhi persyaratan. “Mulai dari umur, kualitas, dan lain-lainnya,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/