alexametrics
27.9 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Mencari Ibu Kandung Belum Ketemu sejak Erupsi

Mobile_AP_Rectangle 1

Hervita melanjutkan, ibunya yang bernama Luluk bersama kakek neneknya yang bernama Paidi dan Tutik tinggal di Dusun Curahkobokan Desa Sapiturang Kecamatan Pronojiwo. Sampai detik ini belum ditemukan. “Tadi kesana, tapi sudah di portal tidak boleh masuk sama polisi,” katanya.

Beberapa kali melihat daftar nama korban terdampak yang terpasang di papan pengumuman di kantor desa tidak tertulis seluruh keluarganya. Bahkan, keduanya terus meminta relawan untuk memantau orang yang dirawat di puskesmas maupun rumah sakit juga tidak membuahkan hasil.

Cerita Hervita merupakan salah satu dari banyaknya keluarga yang menunggu kepastian keselamatan sanak familinya. Sebab, sampai saat ini petugas dan relawan terus melakukan evakuasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

Hervita melanjutkan, ibunya yang bernama Luluk bersama kakek neneknya yang bernama Paidi dan Tutik tinggal di Dusun Curahkobokan Desa Sapiturang Kecamatan Pronojiwo. Sampai detik ini belum ditemukan. “Tadi kesana, tapi sudah di portal tidak boleh masuk sama polisi,” katanya.

Beberapa kali melihat daftar nama korban terdampak yang terpasang di papan pengumuman di kantor desa tidak tertulis seluruh keluarganya. Bahkan, keduanya terus meminta relawan untuk memantau orang yang dirawat di puskesmas maupun rumah sakit juga tidak membuahkan hasil.

Cerita Hervita merupakan salah satu dari banyaknya keluarga yang menunggu kepastian keselamatan sanak familinya. Sebab, sampai saat ini petugas dan relawan terus melakukan evakuasi.

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Hafid Asnan

Hervita melanjutkan, ibunya yang bernama Luluk bersama kakek neneknya yang bernama Paidi dan Tutik tinggal di Dusun Curahkobokan Desa Sapiturang Kecamatan Pronojiwo. Sampai detik ini belum ditemukan. “Tadi kesana, tapi sudah di portal tidak boleh masuk sama polisi,” katanya.

Beberapa kali melihat daftar nama korban terdampak yang terpasang di papan pengumuman di kantor desa tidak tertulis seluruh keluarganya. Bahkan, keduanya terus meminta relawan untuk memantau orang yang dirawat di puskesmas maupun rumah sakit juga tidak membuahkan hasil.

Cerita Hervita merupakan salah satu dari banyaknya keluarga yang menunggu kepastian keselamatan sanak familinya. Sebab, sampai saat ini petugas dan relawan terus melakukan evakuasi.

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/