alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Dukung Percepatan Target, Lumajang Terapkan “No Vaccine, No Service”

Cara yang dilakukan Pemkab Lumajang untuk mendongkrak capaian vaksinasi kali ini semakin ekstrem. Tidak lagi mengedukasi, tetapi mengancam tidak melayani warga yang belum suntik vaksin. Semua penerima bantuan, guru mengaji, RT/RW, wajib vaksin dulu.

Mobile_AP_Rectangle 1

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang Mustajib mengatakan, arahan tersebut disampaikan dalam forum rapat video conference evaluasi pelaksanaan vaksinasi, Kamis (30/09) lalu. Pesertanya melibatkan camat, kapolsek, danramil, kepala puskesmas, kepala desa, dan semua direktur rumah sakit.

Tujuannya untuk menggenjot capaian vaksinasi, terutama bagi warga yang mendapat penerima program bantuan. “Ini adalah memberikan shock therapy pada warga, khususnya KPM, agar ikut menyukseskan program vaksin guna melindungi diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Atieqson Mar Iqbal
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang Mustajib mengatakan, arahan tersebut disampaikan dalam forum rapat video conference evaluasi pelaksanaan vaksinasi, Kamis (30/09) lalu. Pesertanya melibatkan camat, kapolsek, danramil, kepala puskesmas, kepala desa, dan semua direktur rumah sakit.

Tujuannya untuk menggenjot capaian vaksinasi, terutama bagi warga yang mendapat penerima program bantuan. “Ini adalah memberikan shock therapy pada warga, khususnya KPM, agar ikut menyukseskan program vaksin guna melindungi diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Atieqson Mar Iqbal
Redaktur : Hafid Asnan

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang Mustajib mengatakan, arahan tersebut disampaikan dalam forum rapat video conference evaluasi pelaksanaan vaksinasi, Kamis (30/09) lalu. Pesertanya melibatkan camat, kapolsek, danramil, kepala puskesmas, kepala desa, dan semua direktur rumah sakit.

Tujuannya untuk menggenjot capaian vaksinasi, terutama bagi warga yang mendapat penerima program bantuan. “Ini adalah memberikan shock therapy pada warga, khususnya KPM, agar ikut menyukseskan program vaksin guna melindungi diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Atieqson Mar Iqbal
Redaktur : Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/