alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Perbanyak Rambu-Rambu Kawasan Rawan Bencana

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERWULUH, Radar Semeru – Suasana kehidupan warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, belum benar-benar normal. Ada sejumlah tumpukan material yang masih memadati perkampungan di kawasan tersebut. Terbaru, untuk menjamin keamanan masyarakat, pemkab kembali memperbanyak rambu-rambu kawasan rawan bencana (KRB) di kawasan itu.

BACA JUGA : Analisis Sosiolog tentang Tragedi Silo: Dipicu Ekonomi hingga Kekuasaan

Sejak terjadi erupsi, akhir tahun lalu, pemasangan rambu-rambu itu masif. Sejumlah desa yang berada di sekitar Gunung Semeru banyak dipasang tanda untuk melakukan evakuasi. Pemasangan itu untuk menunjukkan lokasi yang dianggap aman dari bencana. Agar warga dapat mengamankan diri secara mandiri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswo mengatakan, tahun lalu ada empat desa yang terpasang rambu-rambu KRB. Saat ini, mengingat Lumajang sering mengalami bencana, maka pemasangan rambu itu diperluas.

- Advertisement -

SUMBERWULUH, Radar Semeru – Suasana kehidupan warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, belum benar-benar normal. Ada sejumlah tumpukan material yang masih memadati perkampungan di kawasan tersebut. Terbaru, untuk menjamin keamanan masyarakat, pemkab kembali memperbanyak rambu-rambu kawasan rawan bencana (KRB) di kawasan itu.

BACA JUGA : Analisis Sosiolog tentang Tragedi Silo: Dipicu Ekonomi hingga Kekuasaan

Sejak terjadi erupsi, akhir tahun lalu, pemasangan rambu-rambu itu masif. Sejumlah desa yang berada di sekitar Gunung Semeru banyak dipasang tanda untuk melakukan evakuasi. Pemasangan itu untuk menunjukkan lokasi yang dianggap aman dari bencana. Agar warga dapat mengamankan diri secara mandiri.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswo mengatakan, tahun lalu ada empat desa yang terpasang rambu-rambu KRB. Saat ini, mengingat Lumajang sering mengalami bencana, maka pemasangan rambu itu diperluas.

SUMBERWULUH, Radar Semeru – Suasana kehidupan warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, belum benar-benar normal. Ada sejumlah tumpukan material yang masih memadati perkampungan di kawasan tersebut. Terbaru, untuk menjamin keamanan masyarakat, pemkab kembali memperbanyak rambu-rambu kawasan rawan bencana (KRB) di kawasan itu.

BACA JUGA : Analisis Sosiolog tentang Tragedi Silo: Dipicu Ekonomi hingga Kekuasaan

Sejak terjadi erupsi, akhir tahun lalu, pemasangan rambu-rambu itu masif. Sejumlah desa yang berada di sekitar Gunung Semeru banyak dipasang tanda untuk melakukan evakuasi. Pemasangan itu untuk menunjukkan lokasi yang dianggap aman dari bencana. Agar warga dapat mengamankan diri secara mandiri.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswo mengatakan, tahun lalu ada empat desa yang terpasang rambu-rambu KRB. Saat ini, mengingat Lumajang sering mengalami bencana, maka pemasangan rambu itu diperluas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/