alexametrics
24.2 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Nunggu Longsor Total, Baru Diatasi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Plengsengan di Dusun Curah Mayit, Desa/Kecamatan Randuagung, kurang lebih hampir empat bulan lamanya belum dilakukan perbaikan. Pemerintah desa sekitar langsung turun tangan dan memberikan pembatas berupa garis polisi. Agar pengguna jalan yang melintas lebih berhati-hati.

Meski pemerintah desa setempat sudah membuat laporan ke pihak terkait, dan perhitungan biaya sudah dibahas, kepastian pekerjaan belum ada. Apalagi kondisinya sangat membahayakan. Sebab, plengsengan yang rusak tepat setelah tikungan. “Kemarin lewat situ sangat berbahaya. Karena lokasi setelah tikungan, rambu-rambu peringatan juga minim sekali,” komentar Rim Rim.

Tak heran jika banyak warga yang sambat. Sebab, jalan menjadi sempit. Dan pengguna jalan harus lebih berhati-hati. Seperti dalam unggahan akun Khoirul Anam. Bahkan sempat dua mobil nyaris adu banteng karena plengsengan tak kunjung diperbaiki. Sebab, plengsengan yang longsor itu memakan badan jalan. “Kapan hari itu hampir aja mobil boks dan Avanza yom siomah,” tulis Mukhlas Parabola Randuagung.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Plengsengan di Dusun Curah Mayit, Desa/Kecamatan Randuagung, kurang lebih hampir empat bulan lamanya belum dilakukan perbaikan. Pemerintah desa sekitar langsung turun tangan dan memberikan pembatas berupa garis polisi. Agar pengguna jalan yang melintas lebih berhati-hati.

Meski pemerintah desa setempat sudah membuat laporan ke pihak terkait, dan perhitungan biaya sudah dibahas, kepastian pekerjaan belum ada. Apalagi kondisinya sangat membahayakan. Sebab, plengsengan yang rusak tepat setelah tikungan. “Kemarin lewat situ sangat berbahaya. Karena lokasi setelah tikungan, rambu-rambu peringatan juga minim sekali,” komentar Rim Rim.

Tak heran jika banyak warga yang sambat. Sebab, jalan menjadi sempit. Dan pengguna jalan harus lebih berhati-hati. Seperti dalam unggahan akun Khoirul Anam. Bahkan sempat dua mobil nyaris adu banteng karena plengsengan tak kunjung diperbaiki. Sebab, plengsengan yang longsor itu memakan badan jalan. “Kapan hari itu hampir aja mobil boks dan Avanza yom siomah,” tulis Mukhlas Parabola Randuagung.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Plengsengan di Dusun Curah Mayit, Desa/Kecamatan Randuagung, kurang lebih hampir empat bulan lamanya belum dilakukan perbaikan. Pemerintah desa sekitar langsung turun tangan dan memberikan pembatas berupa garis polisi. Agar pengguna jalan yang melintas lebih berhati-hati.

Meski pemerintah desa setempat sudah membuat laporan ke pihak terkait, dan perhitungan biaya sudah dibahas, kepastian pekerjaan belum ada. Apalagi kondisinya sangat membahayakan. Sebab, plengsengan yang rusak tepat setelah tikungan. “Kemarin lewat situ sangat berbahaya. Karena lokasi setelah tikungan, rambu-rambu peringatan juga minim sekali,” komentar Rim Rim.

Tak heran jika banyak warga yang sambat. Sebab, jalan menjadi sempit. Dan pengguna jalan harus lebih berhati-hati. Seperti dalam unggahan akun Khoirul Anam. Bahkan sempat dua mobil nyaris adu banteng karena plengsengan tak kunjung diperbaiki. Sebab, plengsengan yang longsor itu memakan badan jalan. “Kapan hari itu hampir aja mobil boks dan Avanza yom siomah,” tulis Mukhlas Parabola Randuagung.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/