alexametrics
23.5 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Alun-Alun dan Stadion Juga Ditutup

Imbas Pemberlakuan PPKM

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Masyarakat harus menarik napas panjang untuk beberapa hari ke depan. Banyak kegiatan luar rumah yang kini dibatasi. Jika biasanya masih bisa beraktivitas dengan keluarga atau teman di sejumlah fasilitas umum, sekarang tidak boleh. Alun-alun, taman kota, dan stadion yang menjadi tempat kegiatan kini ditutup.

Rencananya, selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, fasilitas publik tersebut ditutup. Sebenarnya, ruang terbuka hijau (RTH) seperti alun-alun dan taman kota sudah ditutup sejak awal pandemi. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang menjadikan RTH tersebut sebagai tempat kegiatan.

Gunawan, Kabid RTH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, mengatakan, penutupan alun-alun dijaga ketat oleh petugas gabungan. Pihaknya diminta untuk mematikan fasilitas alun-alun. Hal tersebut dinilai bisa efektif mengendalikan mobilitas masyarakat.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sudah ada petugas yang menjaga di setiap akses masuk ke alun-alun. Mereka sudah menutupnya. Terutama saat malam Minggu atau akhir pekan. Lampu dan air mancur diminta untuk dimatikan. Ini upaya penanganan pengendalian Covid-19,” katanya.

Penutupan alun-alun dimulai pukul 18.00 s.d. 21.00 WIB. Namun, pada Minggu pagi juga dilakukan penutupan. “Kalau hari-hari biasa pagi hingga sore, kami masih belum tahu. Kami menunggu instruksi apakah juga ditutup atau tidak. Karena banyak fasilitas yang diakses masyarakat seperti bank di sekitar alun-alun. Satgas yang lebih berwenang tentang itu,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Masyarakat harus menarik napas panjang untuk beberapa hari ke depan. Banyak kegiatan luar rumah yang kini dibatasi. Jika biasanya masih bisa beraktivitas dengan keluarga atau teman di sejumlah fasilitas umum, sekarang tidak boleh. Alun-alun, taman kota, dan stadion yang menjadi tempat kegiatan kini ditutup.

Rencananya, selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, fasilitas publik tersebut ditutup. Sebenarnya, ruang terbuka hijau (RTH) seperti alun-alun dan taman kota sudah ditutup sejak awal pandemi. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang menjadikan RTH tersebut sebagai tempat kegiatan.

Gunawan, Kabid RTH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, mengatakan, penutupan alun-alun dijaga ketat oleh petugas gabungan. Pihaknya diminta untuk mematikan fasilitas alun-alun. Hal tersebut dinilai bisa efektif mengendalikan mobilitas masyarakat.

“Sudah ada petugas yang menjaga di setiap akses masuk ke alun-alun. Mereka sudah menutupnya. Terutama saat malam Minggu atau akhir pekan. Lampu dan air mancur diminta untuk dimatikan. Ini upaya penanganan pengendalian Covid-19,” katanya.

Penutupan alun-alun dimulai pukul 18.00 s.d. 21.00 WIB. Namun, pada Minggu pagi juga dilakukan penutupan. “Kalau hari-hari biasa pagi hingga sore, kami masih belum tahu. Kami menunggu instruksi apakah juga ditutup atau tidak. Karena banyak fasilitas yang diakses masyarakat seperti bank di sekitar alun-alun. Satgas yang lebih berwenang tentang itu,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Masyarakat harus menarik napas panjang untuk beberapa hari ke depan. Banyak kegiatan luar rumah yang kini dibatasi. Jika biasanya masih bisa beraktivitas dengan keluarga atau teman di sejumlah fasilitas umum, sekarang tidak boleh. Alun-alun, taman kota, dan stadion yang menjadi tempat kegiatan kini ditutup.

Rencananya, selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, fasilitas publik tersebut ditutup. Sebenarnya, ruang terbuka hijau (RTH) seperti alun-alun dan taman kota sudah ditutup sejak awal pandemi. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang menjadikan RTH tersebut sebagai tempat kegiatan.

Gunawan, Kabid RTH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, mengatakan, penutupan alun-alun dijaga ketat oleh petugas gabungan. Pihaknya diminta untuk mematikan fasilitas alun-alun. Hal tersebut dinilai bisa efektif mengendalikan mobilitas masyarakat.

“Sudah ada petugas yang menjaga di setiap akses masuk ke alun-alun. Mereka sudah menutupnya. Terutama saat malam Minggu atau akhir pekan. Lampu dan air mancur diminta untuk dimatikan. Ini upaya penanganan pengendalian Covid-19,” katanya.

Penutupan alun-alun dimulai pukul 18.00 s.d. 21.00 WIB. Namun, pada Minggu pagi juga dilakukan penutupan. “Kalau hari-hari biasa pagi hingga sore, kami masih belum tahu. Kami menunggu instruksi apakah juga ditutup atau tidak. Karena banyak fasilitas yang diakses masyarakat seperti bank di sekitar alun-alun. Satgas yang lebih berwenang tentang itu,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/