alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Jual Jamur Merang Sambil Bawa KTP

Khawatir Dikira Memabukkan Oleh Pembeli

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Nasib malang pernah menimpa Asropin. Pengusaha jamur merang berjualan sambil membawa KTP. Banyak warga yang khawatir, jamur yang dijual dianggap memabukkan. Namun sekarang, malah banjir orderan.

Asropin warga asli Sumbersuko, telah bertahun-tahun membuka usaha jamur merang. Dia sempat ketakutan oleh bayang-bayang warga yang mengira jamurnya memabukkan. Sebab, banyak orang-orang yang belum familiar dengan tanaman jenis Fungi ini.

Hal itu membuat dia selalu membawa KTP kemanapun dia menjajakan jualannya. Itu dilakukan sambil menunjukkan ke warga, setiap kali ada yang ingin membeli.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski demikian, dia tidak putus asa. Tetap semangat berjualan dengan dibantu suami.  Alhasil jamur yang dijajakan tak ada efek samping sama sekali. Alias tidak memabukkan.  “Dulu dikira merang ini bikin orang mendem. Akhirnya saya jualan bawa KTP. Dan orang-orang yang makan jamur, justru tidak apa-apa. Sampai akhirnya, sekarang pelanggan saya banyak,” tururnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Nasib malang pernah menimpa Asropin. Pengusaha jamur merang berjualan sambil membawa KTP. Banyak warga yang khawatir, jamur yang dijual dianggap memabukkan. Namun sekarang, malah banjir orderan.

Asropin warga asli Sumbersuko, telah bertahun-tahun membuka usaha jamur merang. Dia sempat ketakutan oleh bayang-bayang warga yang mengira jamurnya memabukkan. Sebab, banyak orang-orang yang belum familiar dengan tanaman jenis Fungi ini.

Hal itu membuat dia selalu membawa KTP kemanapun dia menjajakan jualannya. Itu dilakukan sambil menunjukkan ke warga, setiap kali ada yang ingin membeli.

Meski demikian, dia tidak putus asa. Tetap semangat berjualan dengan dibantu suami.  Alhasil jamur yang dijajakan tak ada efek samping sama sekali. Alias tidak memabukkan.  “Dulu dikira merang ini bikin orang mendem. Akhirnya saya jualan bawa KTP. Dan orang-orang yang makan jamur, justru tidak apa-apa. Sampai akhirnya, sekarang pelanggan saya banyak,” tururnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Nasib malang pernah menimpa Asropin. Pengusaha jamur merang berjualan sambil membawa KTP. Banyak warga yang khawatir, jamur yang dijual dianggap memabukkan. Namun sekarang, malah banjir orderan.

Asropin warga asli Sumbersuko, telah bertahun-tahun membuka usaha jamur merang. Dia sempat ketakutan oleh bayang-bayang warga yang mengira jamurnya memabukkan. Sebab, banyak orang-orang yang belum familiar dengan tanaman jenis Fungi ini.

Hal itu membuat dia selalu membawa KTP kemanapun dia menjajakan jualannya. Itu dilakukan sambil menunjukkan ke warga, setiap kali ada yang ingin membeli.

Meski demikian, dia tidak putus asa. Tetap semangat berjualan dengan dibantu suami.  Alhasil jamur yang dijajakan tak ada efek samping sama sekali. Alias tidak memabukkan.  “Dulu dikira merang ini bikin orang mendem. Akhirnya saya jualan bawa KTP. Dan orang-orang yang makan jamur, justru tidak apa-apa. Sampai akhirnya, sekarang pelanggan saya banyak,” tururnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/