alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Gencarkan Realisasi NIB pada Produk Usaha Mikro

Lihat Kemasannya, Pilih Produk Lokal Ber-NIB

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Produksi usaha mikro di Lumajang terus berkembang. Polesan dan karya dari usaha kecil itu bukan hanya moncer di pasar lokal. Sebagiannya ada yang tembus pasar ekspor. Untuk mendukung hal tersebut, Nomor Induk berusaha (NIB) mulai digencarkan.

Kabid Usaha Mikro dan Industri Diskopindag Lumajang Samsul Nurul Huda mengatakan saat ini legalitas memang sedang gencarkan. Tujuannya agar seluruh pelaku usaha memiliki NIB berbasis risiko.

Kedua, dunia usaha melakukan pelatihan start up bagi pelaku usaha. Mulai melakukan pendampingan NIB sampai pemberian merk. “Hak kekayaan inteklektual kami dampingi,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketiga, pendaftaran halal produk usaha kecil tidak sedikit. ada sekitar 20an home industri yang produknya sudah dihalalkan secara gratis. “Kalau mandiri bisa enam juta rupiah. Tentu ini dari APBD provinsi. Kita akan suport lewat cara ini,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Produksi usaha mikro di Lumajang terus berkembang. Polesan dan karya dari usaha kecil itu bukan hanya moncer di pasar lokal. Sebagiannya ada yang tembus pasar ekspor. Untuk mendukung hal tersebut, Nomor Induk berusaha (NIB) mulai digencarkan.

Kabid Usaha Mikro dan Industri Diskopindag Lumajang Samsul Nurul Huda mengatakan saat ini legalitas memang sedang gencarkan. Tujuannya agar seluruh pelaku usaha memiliki NIB berbasis risiko.

Kedua, dunia usaha melakukan pelatihan start up bagi pelaku usaha. Mulai melakukan pendampingan NIB sampai pemberian merk. “Hak kekayaan inteklektual kami dampingi,” jelasnya.

Ketiga, pendaftaran halal produk usaha kecil tidak sedikit. ada sekitar 20an home industri yang produknya sudah dihalalkan secara gratis. “Kalau mandiri bisa enam juta rupiah. Tentu ini dari APBD provinsi. Kita akan suport lewat cara ini,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Produksi usaha mikro di Lumajang terus berkembang. Polesan dan karya dari usaha kecil itu bukan hanya moncer di pasar lokal. Sebagiannya ada yang tembus pasar ekspor. Untuk mendukung hal tersebut, Nomor Induk berusaha (NIB) mulai digencarkan.

Kabid Usaha Mikro dan Industri Diskopindag Lumajang Samsul Nurul Huda mengatakan saat ini legalitas memang sedang gencarkan. Tujuannya agar seluruh pelaku usaha memiliki NIB berbasis risiko.

Kedua, dunia usaha melakukan pelatihan start up bagi pelaku usaha. Mulai melakukan pendampingan NIB sampai pemberian merk. “Hak kekayaan inteklektual kami dampingi,” jelasnya.

Ketiga, pendaftaran halal produk usaha kecil tidak sedikit. ada sekitar 20an home industri yang produknya sudah dihalalkan secara gratis. “Kalau mandiri bisa enam juta rupiah. Tentu ini dari APBD provinsi. Kita akan suport lewat cara ini,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/