alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Wisata Belum Beres

Dinas Masih Menyusun SOP Wisata Selama Lebaran

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Larangan mudik selama Lebaran menjadikan warga tidak bisa keluar kota. Baik berkunjung ke sanak famili atau bahkan liburan. Akibatnya, ketika berada di puncak kejenuhan, wisata di Lumajang diprediksi jadi pilihan. Sayangnya, sampai saat ini pembukaannya belum diatur. Padahal grafik penularan korona belum menurun.

Diakui, selama pandemi, banyak pengelola wisata yang menyiapkan tempat wisata untuk jujukan liburan. Tidak hanya itu, mereka terus melakukan inovasi untuk menarik minat pengunjung supaya tidak bosan datang kembali. Dari konsep ala-ala pemandangan alam terbuka hingga konsep modern sekalipun.

Kabid Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lumajang Yudi Prasetiyo mengatakan, pengaturan untuk pembukaan lokasi wisata belum dilakukan. Baik itu mengenai standard operating procedure (SOP) maupun hal-hal lain yang bisa diterapkan untuk menekan penularan korona.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pengaturannya masih belum, masih kami susun. Kami sesuaikan dengan hasil rapat antara Dinas Pariwisata Provinsi dengan polda,” ucapnya. Padahal, Lebaran kurang beberapa hari, pengelola wisata perlu segera menyiapkan kebutuhan apa saja supaya wisata tetap jalan, protokol kesehatan juga jalan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Larangan mudik selama Lebaran menjadikan warga tidak bisa keluar kota. Baik berkunjung ke sanak famili atau bahkan liburan. Akibatnya, ketika berada di puncak kejenuhan, wisata di Lumajang diprediksi jadi pilihan. Sayangnya, sampai saat ini pembukaannya belum diatur. Padahal grafik penularan korona belum menurun.

Diakui, selama pandemi, banyak pengelola wisata yang menyiapkan tempat wisata untuk jujukan liburan. Tidak hanya itu, mereka terus melakukan inovasi untuk menarik minat pengunjung supaya tidak bosan datang kembali. Dari konsep ala-ala pemandangan alam terbuka hingga konsep modern sekalipun.

Kabid Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lumajang Yudi Prasetiyo mengatakan, pengaturan untuk pembukaan lokasi wisata belum dilakukan. Baik itu mengenai standard operating procedure (SOP) maupun hal-hal lain yang bisa diterapkan untuk menekan penularan korona.

“Pengaturannya masih belum, masih kami susun. Kami sesuaikan dengan hasil rapat antara Dinas Pariwisata Provinsi dengan polda,” ucapnya. Padahal, Lebaran kurang beberapa hari, pengelola wisata perlu segera menyiapkan kebutuhan apa saja supaya wisata tetap jalan, protokol kesehatan juga jalan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Larangan mudik selama Lebaran menjadikan warga tidak bisa keluar kota. Baik berkunjung ke sanak famili atau bahkan liburan. Akibatnya, ketika berada di puncak kejenuhan, wisata di Lumajang diprediksi jadi pilihan. Sayangnya, sampai saat ini pembukaannya belum diatur. Padahal grafik penularan korona belum menurun.

Diakui, selama pandemi, banyak pengelola wisata yang menyiapkan tempat wisata untuk jujukan liburan. Tidak hanya itu, mereka terus melakukan inovasi untuk menarik minat pengunjung supaya tidak bosan datang kembali. Dari konsep ala-ala pemandangan alam terbuka hingga konsep modern sekalipun.

Kabid Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lumajang Yudi Prasetiyo mengatakan, pengaturan untuk pembukaan lokasi wisata belum dilakukan. Baik itu mengenai standard operating procedure (SOP) maupun hal-hal lain yang bisa diterapkan untuk menekan penularan korona.

“Pengaturannya masih belum, masih kami susun. Kami sesuaikan dengan hasil rapat antara Dinas Pariwisata Provinsi dengan polda,” ucapnya. Padahal, Lebaran kurang beberapa hari, pengelola wisata perlu segera menyiapkan kebutuhan apa saja supaya wisata tetap jalan, protokol kesehatan juga jalan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/