alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Bantaran Sungai Disulap Jadi RTH

Pengunjung Membeludak, tapi Penataan Parkir Semrawut

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDDi balik kawasan pegunungan, banyak potensi alam yang bisa dimaksimalkan. Seperti Kali Sejuk yang terletak di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko. Bantaran kali yang semula kumuh dipenuhi sampah disulap jadi ruang terbuka hijau (RTH) yang cukup keren.

Padahal, baru beberapa bulan dibersihkan, sepanjang sungai yang terletak di Dusun Darungan itu kini dipadati pengunjung. Bahkan, semakin hari banyak orang yang penasaran dan tertarik untuk mendatangi lokasi tersebut. Sebab, suasananya mendukung untuk menghilangkan kejenuhan.

Samsudin, warga setempat, mengatakan, sebelum peringatan Hari Sampah Nasional, warga berinisiatif membersihkan sungai tersebut. Sebab, tumpukan sampah berupa limbah rumah tangga dan sampah-sampah lainnya menghambat aliran sungai yang tidak terlalu deras itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Kepala Desa Hendrik Dwi Martono mengaku kaget banyaknya orang yang mendatangi kawasan tersebut. Menurutnya, lokasi sungai yang semula kumuh hanya dijadikan sebagai RTH. Sebab, di lokasi tersebut tidak bagus jika dibangun wahana pendukung wisata alam buatan.

“Ini murni alam, makanya konsep kami hanya RTH saja. Berikutnya kami bangun tempat-tempat duduk di sekitar bantaran sungai. Supaya orang yang datang bisa menikmati kesejukan kawasan ini. Kemudian, kami berdayakan dan tata warga setempat untuk berjualan, supaya ekonomi juga bisa naik,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDDi balik kawasan pegunungan, banyak potensi alam yang bisa dimaksimalkan. Seperti Kali Sejuk yang terletak di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko. Bantaran kali yang semula kumuh dipenuhi sampah disulap jadi ruang terbuka hijau (RTH) yang cukup keren.

Padahal, baru beberapa bulan dibersihkan, sepanjang sungai yang terletak di Dusun Darungan itu kini dipadati pengunjung. Bahkan, semakin hari banyak orang yang penasaran dan tertarik untuk mendatangi lokasi tersebut. Sebab, suasananya mendukung untuk menghilangkan kejenuhan.

Samsudin, warga setempat, mengatakan, sebelum peringatan Hari Sampah Nasional, warga berinisiatif membersihkan sungai tersebut. Sebab, tumpukan sampah berupa limbah rumah tangga dan sampah-sampah lainnya menghambat aliran sungai yang tidak terlalu deras itu.

Sementara itu, Kepala Desa Hendrik Dwi Martono mengaku kaget banyaknya orang yang mendatangi kawasan tersebut. Menurutnya, lokasi sungai yang semula kumuh hanya dijadikan sebagai RTH. Sebab, di lokasi tersebut tidak bagus jika dibangun wahana pendukung wisata alam buatan.

“Ini murni alam, makanya konsep kami hanya RTH saja. Berikutnya kami bangun tempat-tempat duduk di sekitar bantaran sungai. Supaya orang yang datang bisa menikmati kesejukan kawasan ini. Kemudian, kami berdayakan dan tata warga setempat untuk berjualan, supaya ekonomi juga bisa naik,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDDi balik kawasan pegunungan, banyak potensi alam yang bisa dimaksimalkan. Seperti Kali Sejuk yang terletak di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko. Bantaran kali yang semula kumuh dipenuhi sampah disulap jadi ruang terbuka hijau (RTH) yang cukup keren.

Padahal, baru beberapa bulan dibersihkan, sepanjang sungai yang terletak di Dusun Darungan itu kini dipadati pengunjung. Bahkan, semakin hari banyak orang yang penasaran dan tertarik untuk mendatangi lokasi tersebut. Sebab, suasananya mendukung untuk menghilangkan kejenuhan.

Samsudin, warga setempat, mengatakan, sebelum peringatan Hari Sampah Nasional, warga berinisiatif membersihkan sungai tersebut. Sebab, tumpukan sampah berupa limbah rumah tangga dan sampah-sampah lainnya menghambat aliran sungai yang tidak terlalu deras itu.

Sementara itu, Kepala Desa Hendrik Dwi Martono mengaku kaget banyaknya orang yang mendatangi kawasan tersebut. Menurutnya, lokasi sungai yang semula kumuh hanya dijadikan sebagai RTH. Sebab, di lokasi tersebut tidak bagus jika dibangun wahana pendukung wisata alam buatan.

“Ini murni alam, makanya konsep kami hanya RTH saja. Berikutnya kami bangun tempat-tempat duduk di sekitar bantaran sungai. Supaya orang yang datang bisa menikmati kesejukan kawasan ini. Kemudian, kami berdayakan dan tata warga setempat untuk berjualan, supaya ekonomi juga bisa naik,” jelasnya.

Previous articleNAJAB
Next articleSenang Berlari Sekaligus Berwisata

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/