alexametrics
23.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Padi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Deras Terancam Panen Tidak Maksimal

Mobile_AP_Rectangle 1

KUTORENON, Radar Semeru – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih mengguyur sejumlah kawasan di Lumajang. Tak hanya itu, hujan juga disertai angin kencang yang cukup membahayakan. Tidak sedikit ranting patah hingga pohon roboh beberapa kali.

Kondisi itu menyebabkan para petani khawatir. Sebab, tanaman padi mereka roboh diterpa angin kencang dan hujan deras. Ancaman hasil padi tidak maksimal dan gagal panen di depan mata. “Mau tidak mau harus segera dipanen. Sebenarnya bisa ditegakkan lagi dengan bantuan tali dan kayu. Tapi, kalau sudah hampir separuh dari luas padi yang roboh, ya sulit,” ungkap salah satu petani di Kutorenon, Soponyono.

Kemarin, dua petak lahan padi miliknya menjadi korban keganasan musim di awal tahun ini. Dia mengaku, kondisi tersebut memang sudah biasa menjelang panen. Namun, dia tidak menyangka luasan padi yang roboh melebihi bayangannya. Dia pun terpaksa panen lebih awal.

- Advertisement -

KUTORENON, Radar Semeru – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih mengguyur sejumlah kawasan di Lumajang. Tak hanya itu, hujan juga disertai angin kencang yang cukup membahayakan. Tidak sedikit ranting patah hingga pohon roboh beberapa kali.

Kondisi itu menyebabkan para petani khawatir. Sebab, tanaman padi mereka roboh diterpa angin kencang dan hujan deras. Ancaman hasil padi tidak maksimal dan gagal panen di depan mata. “Mau tidak mau harus segera dipanen. Sebenarnya bisa ditegakkan lagi dengan bantuan tali dan kayu. Tapi, kalau sudah hampir separuh dari luas padi yang roboh, ya sulit,” ungkap salah satu petani di Kutorenon, Soponyono.

Kemarin, dua petak lahan padi miliknya menjadi korban keganasan musim di awal tahun ini. Dia mengaku, kondisi tersebut memang sudah biasa menjelang panen. Namun, dia tidak menyangka luasan padi yang roboh melebihi bayangannya. Dia pun terpaksa panen lebih awal.

KUTORENON, Radar Semeru – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih mengguyur sejumlah kawasan di Lumajang. Tak hanya itu, hujan juga disertai angin kencang yang cukup membahayakan. Tidak sedikit ranting patah hingga pohon roboh beberapa kali.

Kondisi itu menyebabkan para petani khawatir. Sebab, tanaman padi mereka roboh diterpa angin kencang dan hujan deras. Ancaman hasil padi tidak maksimal dan gagal panen di depan mata. “Mau tidak mau harus segera dipanen. Sebenarnya bisa ditegakkan lagi dengan bantuan tali dan kayu. Tapi, kalau sudah hampir separuh dari luas padi yang roboh, ya sulit,” ungkap salah satu petani di Kutorenon, Soponyono.

Kemarin, dua petak lahan padi miliknya menjadi korban keganasan musim di awal tahun ini. Dia mengaku, kondisi tersebut memang sudah biasa menjelang panen. Namun, dia tidak menyangka luasan padi yang roboh melebihi bayangannya. Dia pun terpaksa panen lebih awal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/