alexametrics
31.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Berdalih Tangan Tergelincir ke Bagian Vital

Dukun Pijat Asal Kedungjajang Ditahan Polisi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Perilaku Satuno, 49, warga Desa/Kecamatan Kedungjajang, memang tidak bisa ditoleransi lagi. Insting cabulnya muncul ketika ada kesempatan terhadap anak perempuan. Aksinya berhasil diketahui oleh orang tua korban yang melaporkannya ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Maskur mengatakan, aksi pencabulan itu tidak diakui oleh pelaku. Pelaku justru mengaku khilaf dan tidak sengaja. Pengakuannya cukup aneh. Pelaku yang sudah paruh baya itu mengaku tangannya tergelincir pada kemaluan korban tersebut. “Tapi bagaimanapun, hasil visum sudah sangat cukup untuk membawa pelaku ke ranah hukum,” ucapnya.

Peristiwa itu terjadi awal tahun kemarin. Tepatnya tanggal 1 Februari 2020, ketika malam hari di kediaman korban. Ketika itu, pelaku sedang memijat kakak lelaki korban. Ketika korban yang giliran dipijat, sang ibu izin untuk keluar rumah. Ketika ibu korban tidak ada di tempat itulah kesempatan dimanfaatkan oleh Pak No, sapaan pelaku.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Perilaku Satuno, 49, warga Desa/Kecamatan Kedungjajang, memang tidak bisa ditoleransi lagi. Insting cabulnya muncul ketika ada kesempatan terhadap anak perempuan. Aksinya berhasil diketahui oleh orang tua korban yang melaporkannya ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Maskur mengatakan, aksi pencabulan itu tidak diakui oleh pelaku. Pelaku justru mengaku khilaf dan tidak sengaja. Pengakuannya cukup aneh. Pelaku yang sudah paruh baya itu mengaku tangannya tergelincir pada kemaluan korban tersebut. “Tapi bagaimanapun, hasil visum sudah sangat cukup untuk membawa pelaku ke ranah hukum,” ucapnya.

Peristiwa itu terjadi awal tahun kemarin. Tepatnya tanggal 1 Februari 2020, ketika malam hari di kediaman korban. Ketika itu, pelaku sedang memijat kakak lelaki korban. Ketika korban yang giliran dipijat, sang ibu izin untuk keluar rumah. Ketika ibu korban tidak ada di tempat itulah kesempatan dimanfaatkan oleh Pak No, sapaan pelaku.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Perilaku Satuno, 49, warga Desa/Kecamatan Kedungjajang, memang tidak bisa ditoleransi lagi. Insting cabulnya muncul ketika ada kesempatan terhadap anak perempuan. Aksinya berhasil diketahui oleh orang tua korban yang melaporkannya ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Maskur mengatakan, aksi pencabulan itu tidak diakui oleh pelaku. Pelaku justru mengaku khilaf dan tidak sengaja. Pengakuannya cukup aneh. Pelaku yang sudah paruh baya itu mengaku tangannya tergelincir pada kemaluan korban tersebut. “Tapi bagaimanapun, hasil visum sudah sangat cukup untuk membawa pelaku ke ranah hukum,” ucapnya.

Peristiwa itu terjadi awal tahun kemarin. Tepatnya tanggal 1 Februari 2020, ketika malam hari di kediaman korban. Ketika itu, pelaku sedang memijat kakak lelaki korban. Ketika korban yang giliran dipijat, sang ibu izin untuk keluar rumah. Ketika ibu korban tidak ada di tempat itulah kesempatan dimanfaatkan oleh Pak No, sapaan pelaku.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/