alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Satu Jenazah Lagi di Dekat Lokasi Tambang DPS

Identifikasi Dibatalkan, Keluarga Minta Langsung Dimakamkan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDSetelah banjir lahar dingin yang cukup besar, Minggu (02/01) lalu, endapan material pasir yang menumpuk tebal perlahan terkikis. Saat itu beberapa jenazah yang sebelumnya terkubur akhirnya satu per satu ditemukan. Kemarin, sekitar pukul 11.30, warga dan relawan kembali menemukan satu jenazah di dekat lokasi tambang Duta Pasir Semeru.

Identitas korban tidak dapat dikenali lagi. Sebab, temuan tersebut tidak berwujud tubuh manusia lagi. Hanya potongan celana berwarna cokelat dan satu gumpalan yang diduga daging manusia. Banyak yang meyakini, jenazah yang ditemukan itu merupakan salah satu pekerja H Satuhan, pemilik tambang Duta Pasir Semeru (DPS).

Giono, salah seorang relawan, mengatakan, meskipun seluruh tim SAR gabungan TNI/Polri telah ditarik, beberapa waktu lalu, beberapa tim relawan terus melakukan pencarian korban yang hilang. Sebab, sampai saat ini banyak keluarga korban yang masih berharap anggota keluarganya ditemukan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Beberapa warga bersaksi kalau itu Suryanto. Salah seorang operator alat berat di tambangnya Satuhan. Karena ada seorang warga yang mengaku, terakhir keluarganya yang hilang karena erupsi Semeru itu memakai pakaian yang ciri-cirinya hampir sama dengan yang ditemukan,” katanya.

Hingga pukul 14.30, jenazah tersebut bakal dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto untuk dilakukan proses identifikasi, namun dibatalkan. Informasi yang berhasil diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, pihak keluarga yang meyakinkan meminta langsung dimakamkan sendiri.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDSetelah banjir lahar dingin yang cukup besar, Minggu (02/01) lalu, endapan material pasir yang menumpuk tebal perlahan terkikis. Saat itu beberapa jenazah yang sebelumnya terkubur akhirnya satu per satu ditemukan. Kemarin, sekitar pukul 11.30, warga dan relawan kembali menemukan satu jenazah di dekat lokasi tambang Duta Pasir Semeru.

Identitas korban tidak dapat dikenali lagi. Sebab, temuan tersebut tidak berwujud tubuh manusia lagi. Hanya potongan celana berwarna cokelat dan satu gumpalan yang diduga daging manusia. Banyak yang meyakini, jenazah yang ditemukan itu merupakan salah satu pekerja H Satuhan, pemilik tambang Duta Pasir Semeru (DPS).

Giono, salah seorang relawan, mengatakan, meskipun seluruh tim SAR gabungan TNI/Polri telah ditarik, beberapa waktu lalu, beberapa tim relawan terus melakukan pencarian korban yang hilang. Sebab, sampai saat ini banyak keluarga korban yang masih berharap anggota keluarganya ditemukan.

“Beberapa warga bersaksi kalau itu Suryanto. Salah seorang operator alat berat di tambangnya Satuhan. Karena ada seorang warga yang mengaku, terakhir keluarganya yang hilang karena erupsi Semeru itu memakai pakaian yang ciri-cirinya hampir sama dengan yang ditemukan,” katanya.

Hingga pukul 14.30, jenazah tersebut bakal dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto untuk dilakukan proses identifikasi, namun dibatalkan. Informasi yang berhasil diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, pihak keluarga yang meyakinkan meminta langsung dimakamkan sendiri.

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDSetelah banjir lahar dingin yang cukup besar, Minggu (02/01) lalu, endapan material pasir yang menumpuk tebal perlahan terkikis. Saat itu beberapa jenazah yang sebelumnya terkubur akhirnya satu per satu ditemukan. Kemarin, sekitar pukul 11.30, warga dan relawan kembali menemukan satu jenazah di dekat lokasi tambang Duta Pasir Semeru.

Identitas korban tidak dapat dikenali lagi. Sebab, temuan tersebut tidak berwujud tubuh manusia lagi. Hanya potongan celana berwarna cokelat dan satu gumpalan yang diduga daging manusia. Banyak yang meyakini, jenazah yang ditemukan itu merupakan salah satu pekerja H Satuhan, pemilik tambang Duta Pasir Semeru (DPS).

Giono, salah seorang relawan, mengatakan, meskipun seluruh tim SAR gabungan TNI/Polri telah ditarik, beberapa waktu lalu, beberapa tim relawan terus melakukan pencarian korban yang hilang. Sebab, sampai saat ini banyak keluarga korban yang masih berharap anggota keluarganya ditemukan.

“Beberapa warga bersaksi kalau itu Suryanto. Salah seorang operator alat berat di tambangnya Satuhan. Karena ada seorang warga yang mengaku, terakhir keluarganya yang hilang karena erupsi Semeru itu memakai pakaian yang ciri-cirinya hampir sama dengan yang ditemukan,” katanya.

Hingga pukul 14.30, jenazah tersebut bakal dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto untuk dilakukan proses identifikasi, namun dibatalkan. Informasi yang berhasil diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, pihak keluarga yang meyakinkan meminta langsung dimakamkan sendiri.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/