alexametrics
24.8 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Masyarakat Pilih-Pilih Vaksin, Hambat Capaian Vaksinasi Lumajang

- Kebut Target 70 Persen Awal Tahun

- Kembali Buka Pelayanan Vaksinasi Malam Hari

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cakupan vaksinasi dosis pertama masyarakat umum dan lanjut usia (lansia) di Kabupaten Lumajang masih di bawah target. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, vaksinasi umum kurang 5,68 persen. Sementara itu, kategori lansia masih kurang 9,47 persen. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten menargetkan awal tahun cakupan vaksinasi sesuai target.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Wibowo mengungkapkan dua faktor utama menjadi penghambat vaksinasi di Lumajang. Yakni bencana awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, bulan Desember (4/12) lalu, dan masyarakat yang masih pilih-pilih jenis vaksin.

“Dua faktor ini menjadi penghambat vaksinasi belum mencapai target. Jadi, data sementara persentase vaksinasi dosis pertama bagi masyarakat umum dan lansia itu masih kurang 49 ribu dan 12 ribu dosis,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, bencana APG Gunung Semeru sangat berimbas pada pelayanan vaksinasi di masyarakat. Sebab, hampir seluruh tenaga kesehatan difokuskan pada penanganan korban dan masyarakat terdampak.

Meski pelayanan vaksinasi masih dibuka, penambahannya tidak signifikan. Oleh karena itu, awal tahun ini vaksinasi akan dikebut lagi. Bahkan, Bupati Lumajang memerintahkan agar pelayanan vaksinasi malam hari di Pendapa Arya Wiraraja dibuka lagi sejak kemarin malam.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cakupan vaksinasi dosis pertama masyarakat umum dan lanjut usia (lansia) di Kabupaten Lumajang masih di bawah target. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, vaksinasi umum kurang 5,68 persen. Sementara itu, kategori lansia masih kurang 9,47 persen. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten menargetkan awal tahun cakupan vaksinasi sesuai target.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Wibowo mengungkapkan dua faktor utama menjadi penghambat vaksinasi di Lumajang. Yakni bencana awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, bulan Desember (4/12) lalu, dan masyarakat yang masih pilih-pilih jenis vaksin.

“Dua faktor ini menjadi penghambat vaksinasi belum mencapai target. Jadi, data sementara persentase vaksinasi dosis pertama bagi masyarakat umum dan lansia itu masih kurang 49 ribu dan 12 ribu dosis,” ujarnya.

Dia menjelaskan, bencana APG Gunung Semeru sangat berimbas pada pelayanan vaksinasi di masyarakat. Sebab, hampir seluruh tenaga kesehatan difokuskan pada penanganan korban dan masyarakat terdampak.

Meski pelayanan vaksinasi masih dibuka, penambahannya tidak signifikan. Oleh karena itu, awal tahun ini vaksinasi akan dikebut lagi. Bahkan, Bupati Lumajang memerintahkan agar pelayanan vaksinasi malam hari di Pendapa Arya Wiraraja dibuka lagi sejak kemarin malam.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cakupan vaksinasi dosis pertama masyarakat umum dan lanjut usia (lansia) di Kabupaten Lumajang masih di bawah target. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, vaksinasi umum kurang 5,68 persen. Sementara itu, kategori lansia masih kurang 9,47 persen. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten menargetkan awal tahun cakupan vaksinasi sesuai target.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Wibowo mengungkapkan dua faktor utama menjadi penghambat vaksinasi di Lumajang. Yakni bencana awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, bulan Desember (4/12) lalu, dan masyarakat yang masih pilih-pilih jenis vaksin.

“Dua faktor ini menjadi penghambat vaksinasi belum mencapai target. Jadi, data sementara persentase vaksinasi dosis pertama bagi masyarakat umum dan lansia itu masih kurang 49 ribu dan 12 ribu dosis,” ujarnya.

Dia menjelaskan, bencana APG Gunung Semeru sangat berimbas pada pelayanan vaksinasi di masyarakat. Sebab, hampir seluruh tenaga kesehatan difokuskan pada penanganan korban dan masyarakat terdampak.

Meski pelayanan vaksinasi masih dibuka, penambahannya tidak signifikan. Oleh karena itu, awal tahun ini vaksinasi akan dikebut lagi. Bahkan, Bupati Lumajang memerintahkan agar pelayanan vaksinasi malam hari di Pendapa Arya Wiraraja dibuka lagi sejak kemarin malam.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/