alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Penerima BPNT Hanya 24 Ribu

Menurun dari Tahun Lalu yang Mencapai 90 Ribuan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Lumajang dipastikan berkurang. Jumlahnya tidak sebanyak tahun lalu yang tembus pada angka 90 ribuan. Tahun ini dipastikan merosot karena mengalami pengurangan sebagaimana yang telah diatur pemerintah pusat.

Kasi Penanganan dan Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Lumajang Nira Fitri Aviana menyatakan, pemerintah pusat menentukan jumlah penerima BPNT di tahun 2021 hanya sebanyak 24,641.

Jumlah itu pun ternyata belum jelas. Potensi berubahnya masih sangat besar. “Jelasnya masih belum, yang pasti pemerintah daerah hanya menyesuaikan pemerintah pusat,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Lumajang dipastikan berkurang. Jumlahnya tidak sebanyak tahun lalu yang tembus pada angka 90 ribuan. Tahun ini dipastikan merosot karena mengalami pengurangan sebagaimana yang telah diatur pemerintah pusat.

Kasi Penanganan dan Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Lumajang Nira Fitri Aviana menyatakan, pemerintah pusat menentukan jumlah penerima BPNT di tahun 2021 hanya sebanyak 24,641.

Jumlah itu pun ternyata belum jelas. Potensi berubahnya masih sangat besar. “Jelasnya masih belum, yang pasti pemerintah daerah hanya menyesuaikan pemerintah pusat,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Lumajang dipastikan berkurang. Jumlahnya tidak sebanyak tahun lalu yang tembus pada angka 90 ribuan. Tahun ini dipastikan merosot karena mengalami pengurangan sebagaimana yang telah diatur pemerintah pusat.

Kasi Penanganan dan Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Lumajang Nira Fitri Aviana menyatakan, pemerintah pusat menentukan jumlah penerima BPNT di tahun 2021 hanya sebanyak 24,641.

Jumlah itu pun ternyata belum jelas. Potensi berubahnya masih sangat besar. “Jelasnya masih belum, yang pasti pemerintah daerah hanya menyesuaikan pemerintah pusat,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/