alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Gunung Semeru Meletus?! Simak Dampak Positif dan Negatifnya

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Indonesia memiliki sekitar 147 gunung berapi yang tersebar di berbagai pulau. Salah satunya yakni Gunung Semeru yang terletak di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut memiliki tinggi 3.676 m dari permukaan laut.

Saat ini (4/12) Gunung Semeru dikabarkan meletus dan mulai mengeluarkan lahar dingin serta awan panas. Letusan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Warga sekitar gunung tersebut mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Gunung meletus sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu eksplosif dan efusif. Letusan eksplosif adalah letusan yang disebabkan oleh magma yang kaya akan gas. Sedangkan Letusan efusif adalah letusan yang menghasilkan magma yang relatif encer, sedikit gas, dan dicirikan dengan pembentukan kubah lava di awal erupsi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain sisi negatif yang merugikan, tahukah kamu bencana gunung meletus juga menimbulkan dampak positif bagi lingkungan, diantaranya:

– Tanah menjadi lebih subur di sekitar letusan gunung.

– Energi panas dari Bumi yang berguna untuk pembangkit tenaga listrik.

– Hasilkan batu dan pasir berkualitas baik dan bisa dimanfaatkan untuk membuat bangunan.

– Sumber mata air untuk pertanian, peternakan, dan kebutuhan hidup lainnya.

– Hasilkan sumber mineral, seperti belerang, zeolit, dan lainnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Indonesia memiliki sekitar 147 gunung berapi yang tersebar di berbagai pulau. Salah satunya yakni Gunung Semeru yang terletak di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut memiliki tinggi 3.676 m dari permukaan laut.

Saat ini (4/12) Gunung Semeru dikabarkan meletus dan mulai mengeluarkan lahar dingin serta awan panas. Letusan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Warga sekitar gunung tersebut mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Gunung meletus sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu eksplosif dan efusif. Letusan eksplosif adalah letusan yang disebabkan oleh magma yang kaya akan gas. Sedangkan Letusan efusif adalah letusan yang menghasilkan magma yang relatif encer, sedikit gas, dan dicirikan dengan pembentukan kubah lava di awal erupsi.

Selain sisi negatif yang merugikan, tahukah kamu bencana gunung meletus juga menimbulkan dampak positif bagi lingkungan, diantaranya:

– Tanah menjadi lebih subur di sekitar letusan gunung.

– Energi panas dari Bumi yang berguna untuk pembangkit tenaga listrik.

– Hasilkan batu dan pasir berkualitas baik dan bisa dimanfaatkan untuk membuat bangunan.

– Sumber mata air untuk pertanian, peternakan, dan kebutuhan hidup lainnya.

– Hasilkan sumber mineral, seperti belerang, zeolit, dan lainnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Indonesia memiliki sekitar 147 gunung berapi yang tersebar di berbagai pulau. Salah satunya yakni Gunung Semeru yang terletak di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut memiliki tinggi 3.676 m dari permukaan laut.

Saat ini (4/12) Gunung Semeru dikabarkan meletus dan mulai mengeluarkan lahar dingin serta awan panas. Letusan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Warga sekitar gunung tersebut mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Gunung meletus sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu eksplosif dan efusif. Letusan eksplosif adalah letusan yang disebabkan oleh magma yang kaya akan gas. Sedangkan Letusan efusif adalah letusan yang menghasilkan magma yang relatif encer, sedikit gas, dan dicirikan dengan pembentukan kubah lava di awal erupsi.

Selain sisi negatif yang merugikan, tahukah kamu bencana gunung meletus juga menimbulkan dampak positif bagi lingkungan, diantaranya:

– Tanah menjadi lebih subur di sekitar letusan gunung.

– Energi panas dari Bumi yang berguna untuk pembangkit tenaga listrik.

– Hasilkan batu dan pasir berkualitas baik dan bisa dimanfaatkan untuk membuat bangunan.

– Sumber mata air untuk pertanian, peternakan, dan kebutuhan hidup lainnya.

– Hasilkan sumber mineral, seperti belerang, zeolit, dan lainnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/