alexametrics
24.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Erupsi Gunung Semeru Kedua Kalinya Dalam Dua Tahun

Abu Vulkanik Hingga Setengah Meter

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Di bulan yang sama seperti tahun 2020, Gunung Semeru kembali mengeluarkan guguran awan panas. Erupsi kali ini lebih besar. Sebab, mengakibatkan belasan hingga puluhan warga mengalami luka bakar hingga membuat dua warga meninggal dunia.

SAPITURANG, Radar Semeru – Kurang lebih sekitar pukul 15.15, guguran awan panas tebal mengejutkan warga yang tinggal di Dusun Curahkobokan Desa Sapiturang Kecamatan Pronojiwo dan Desa Kajar Kuning Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro. Akibatnya, mereka berlarian pergi meninggalkan rumahnya untuk mengamankan diri.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sekitar pukul 15.10 mengeluarkan abu vulkanik dari guguran awan panas. PPGA Pos Sawur melaporkan, guguran awan panas itu mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Sehingga, dua kecamatan terdekat diselimuti kabut awan panas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Indra Dwi Leksana mengatakan, beberapa menit setelah awan panas guguran (APG) menyelimuti dua dusun di dua kecamatan barat Lumajang juga diiringi hujan gerimis. Sehingga tebal abu yang mencapai 50 sentimeter menjadi lumpur.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Di bulan yang sama seperti tahun 2020, Gunung Semeru kembali mengeluarkan guguran awan panas. Erupsi kali ini lebih besar. Sebab, mengakibatkan belasan hingga puluhan warga mengalami luka bakar hingga membuat dua warga meninggal dunia.

SAPITURANG, Radar Semeru – Kurang lebih sekitar pukul 15.15, guguran awan panas tebal mengejutkan warga yang tinggal di Dusun Curahkobokan Desa Sapiturang Kecamatan Pronojiwo dan Desa Kajar Kuning Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro. Akibatnya, mereka berlarian pergi meninggalkan rumahnya untuk mengamankan diri.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sekitar pukul 15.10 mengeluarkan abu vulkanik dari guguran awan panas. PPGA Pos Sawur melaporkan, guguran awan panas itu mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Sehingga, dua kecamatan terdekat diselimuti kabut awan panas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Indra Dwi Leksana mengatakan, beberapa menit setelah awan panas guguran (APG) menyelimuti dua dusun di dua kecamatan barat Lumajang juga diiringi hujan gerimis. Sehingga tebal abu yang mencapai 50 sentimeter menjadi lumpur.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Di bulan yang sama seperti tahun 2020, Gunung Semeru kembali mengeluarkan guguran awan panas. Erupsi kali ini lebih besar. Sebab, mengakibatkan belasan hingga puluhan warga mengalami luka bakar hingga membuat dua warga meninggal dunia.

SAPITURANG, Radar Semeru – Kurang lebih sekitar pukul 15.15, guguran awan panas tebal mengejutkan warga yang tinggal di Dusun Curahkobokan Desa Sapiturang Kecamatan Pronojiwo dan Desa Kajar Kuning Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro. Akibatnya, mereka berlarian pergi meninggalkan rumahnya untuk mengamankan diri.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sekitar pukul 15.10 mengeluarkan abu vulkanik dari guguran awan panas. PPGA Pos Sawur melaporkan, guguran awan panas itu mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Sehingga, dua kecamatan terdekat diselimuti kabut awan panas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Indra Dwi Leksana mengatakan, beberapa menit setelah awan panas guguran (APG) menyelimuti dua dusun di dua kecamatan barat Lumajang juga diiringi hujan gerimis. Sehingga tebal abu yang mencapai 50 sentimeter menjadi lumpur.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/