Ugal-ugalan Berujung Maut, Minta Jam Operasional Truk Diperketat

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kecelakaan maut yang mengakibatkan seorang mahasiswi meninggal dunia rupanya berbuntut panjang. Tidak sedikit akun yang menilai para sopir truk sepulang memuat pasir banyak yang ugal-ugalan. Karenanya, diharapkan penjagaan pada pagi hari diperketat.

“Usul, jam pagi truk diperketat,” tulis akun Buruh Tani di salah satu grup Facebook yang ada di Lumajang. Unggahan itu juga menampilkan truk yang telah melindas mahasiswi asal Desa Bago, Kecamatan Pasirian, kemarin.

HARU: Sejumlah kerabat korban mengantar jenazah ke tempat pemakaman umum Desa Bago, Pasirian, kemarin. Korban terlibat kecelakaan sepeda motor dengan truk bermuatan pasir, kemarin pagi.

Rupanya usul itu menuai pro kontra. Warga yang sepakat untuk penekanan jam operasional itu meminta petugas yang berjaga lebih mengawasi dengan ketat. Sebab, tidak sedikit sopir yang masih nakal. “Wes diperketat, tapi supire tambah nekat ngundang jam,” komentar akun Tiank Papae Icha.

Berbeda dengan akun Khoirul Anwar. Menurutnya, jam operasional telah diperketat. Hanya, akibat ulah salah satu oknum sopir yang tidak bertanggung jawab, sopir lainnya terimbas.