alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Halalkan Pungutan Portal Tambang

Setelah Lolos dari PT MH, Sekarang Giliran APRI

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ibarat memasuki jalan tol, seluruh armada tambang pasir juga bakal membayar tarif untuk melintasi jalur khusus tambang yang sudah diperbaiki. Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Lumajang diperbolehkan melakukan pungutan setiap truk yang melintas. Kali ini bukan jasa timbangan, melainkan untuk perbaikan jalur alternatif tambang.

Mau tidak mau, seluruh armada pasir harus melewati jalur tersebut. Sebab, sudah tidak diperbolehkan lagi untuk melintasi jalan perkampungan. Kira-kira sebanyak 14 pemegang izin usaha produksi tambang pasir di kawasan selatan dipastikan harus merogoh biaya tambahan. Selain biaya SKAB, juga dikenai pungutan perbaikan jalan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Lumajang Teguh Widjayono mengatakan, perbaikan jalur khusus untuk armada pasir memang membutuhkan biaya yang cukup besar. Karena anggaran pemerintah minim, akhirnya pengelolaan diserahkan kepada APRI Lumajang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ibarat memasuki jalan tol, seluruh armada tambang pasir juga bakal membayar tarif untuk melintasi jalur khusus tambang yang sudah diperbaiki. Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Lumajang diperbolehkan melakukan pungutan setiap truk yang melintas. Kali ini bukan jasa timbangan, melainkan untuk perbaikan jalur alternatif tambang.

Mau tidak mau, seluruh armada pasir harus melewati jalur tersebut. Sebab, sudah tidak diperbolehkan lagi untuk melintasi jalan perkampungan. Kira-kira sebanyak 14 pemegang izin usaha produksi tambang pasir di kawasan selatan dipastikan harus merogoh biaya tambahan. Selain biaya SKAB, juga dikenai pungutan perbaikan jalan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Lumajang Teguh Widjayono mengatakan, perbaikan jalur khusus untuk armada pasir memang membutuhkan biaya yang cukup besar. Karena anggaran pemerintah minim, akhirnya pengelolaan diserahkan kepada APRI Lumajang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ibarat memasuki jalan tol, seluruh armada tambang pasir juga bakal membayar tarif untuk melintasi jalur khusus tambang yang sudah diperbaiki. Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Lumajang diperbolehkan melakukan pungutan setiap truk yang melintas. Kali ini bukan jasa timbangan, melainkan untuk perbaikan jalur alternatif tambang.

Mau tidak mau, seluruh armada pasir harus melewati jalur tersebut. Sebab, sudah tidak diperbolehkan lagi untuk melintasi jalan perkampungan. Kira-kira sebanyak 14 pemegang izin usaha produksi tambang pasir di kawasan selatan dipastikan harus merogoh biaya tambahan. Selain biaya SKAB, juga dikenai pungutan perbaikan jalan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Lumajang Teguh Widjayono mengatakan, perbaikan jalur khusus untuk armada pasir memang membutuhkan biaya yang cukup besar. Karena anggaran pemerintah minim, akhirnya pengelolaan diserahkan kepada APRI Lumajang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/