alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Anggaran Seret, Tunggu Tambahan DAU

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDProses pendaftaran CPNS tahun 2021 memang sedang ditunda. Di tengah penundaan itu, sejumlah guru beberapa waktu lalu minta penambahan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sayangnya, anggarannya seret. Masih menunggu penambahan dana alokasi umum (DAU) bertambah.

Untuk diketahui, saat ini Lumajang hanya mampu mengalokasikan 238 formasi lowongan PPPK untuk guru di SD maupun SMP. Belum bisa memenuhi permintaan guru jika kuotanya bertambah. Sebab, anggaran yang dimiliki pemkab memang masih cupet. Tidak cukup untuk memberikan gaji jika benar ditambah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, kuota PPPK untuk formasi guru itu diputuskan pemerintah pusat. Meskipun awal tahun lalu mengusulkan 491 formasi, tetapi putusannya juga mempertimbangkan ketersediaan anggaran Pemkab Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, setelah mendapat aduan tersebut, pemkab sedang mengupayakan penambahan kuota. Terutama memberikan kesempatan pada guru-guru K35+ yang berjumlah sekitar 600 orang untuk bisa mengikuti seleksi CPNS. Penambahan kuota itu bisa terwujud jika memang DAU tahun 2022 bertambah miliaran lagi.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDProses pendaftaran CPNS tahun 2021 memang sedang ditunda. Di tengah penundaan itu, sejumlah guru beberapa waktu lalu minta penambahan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sayangnya, anggarannya seret. Masih menunggu penambahan dana alokasi umum (DAU) bertambah.

Untuk diketahui, saat ini Lumajang hanya mampu mengalokasikan 238 formasi lowongan PPPK untuk guru di SD maupun SMP. Belum bisa memenuhi permintaan guru jika kuotanya bertambah. Sebab, anggaran yang dimiliki pemkab memang masih cupet. Tidak cukup untuk memberikan gaji jika benar ditambah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, kuota PPPK untuk formasi guru itu diputuskan pemerintah pusat. Meskipun awal tahun lalu mengusulkan 491 formasi, tetapi putusannya juga mempertimbangkan ketersediaan anggaran Pemkab Lumajang.

Namun, setelah mendapat aduan tersebut, pemkab sedang mengupayakan penambahan kuota. Terutama memberikan kesempatan pada guru-guru K35+ yang berjumlah sekitar 600 orang untuk bisa mengikuti seleksi CPNS. Penambahan kuota itu bisa terwujud jika memang DAU tahun 2022 bertambah miliaran lagi.

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDProses pendaftaran CPNS tahun 2021 memang sedang ditunda. Di tengah penundaan itu, sejumlah guru beberapa waktu lalu minta penambahan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sayangnya, anggarannya seret. Masih menunggu penambahan dana alokasi umum (DAU) bertambah.

Untuk diketahui, saat ini Lumajang hanya mampu mengalokasikan 238 formasi lowongan PPPK untuk guru di SD maupun SMP. Belum bisa memenuhi permintaan guru jika kuotanya bertambah. Sebab, anggaran yang dimiliki pemkab memang masih cupet. Tidak cukup untuk memberikan gaji jika benar ditambah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, kuota PPPK untuk formasi guru itu diputuskan pemerintah pusat. Meskipun awal tahun lalu mengusulkan 491 formasi, tetapi putusannya juga mempertimbangkan ketersediaan anggaran Pemkab Lumajang.

Namun, setelah mendapat aduan tersebut, pemkab sedang mengupayakan penambahan kuota. Terutama memberikan kesempatan pada guru-guru K35+ yang berjumlah sekitar 600 orang untuk bisa mengikuti seleksi CPNS. Penambahan kuota itu bisa terwujud jika memang DAU tahun 2022 bertambah miliaran lagi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/