alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Puluhan Jadwal Sidang Diundur Sepekan

Ditutup Sementara, Dua Pegawai Pengadilan Negeri Tertular Korona

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setahun lebih pandemi korona berlangsung, beberapa instansi pemerintahan juga sempat ditutup lantaran pegawainya ada tertular. Berganti tahun, kali ini Pengadilan Negeri (PN) Lumajang kebagian ikut merasakan penutupan. Sebab, dua pegawai yang bertugas di bagian pelayanan tertular korona.

Setidaknya, ada satu hakim dan satu ASN terkonfirmasi penularan korona. Tidak bisa dipastikan penyebab penularan tersebut. Yang jelas, kini lembaga vertikal itu membatasi pelayanan. Bahkan, beberapa perkara yang sidangnya sudah terjadwalkan harus ditunda selama satu minggu.

Kepala PN Lumajang Gede Sunarjana mengatakan, sesuai prosedur pelayanan, penutupan kantor sementara harus dilakukan. Mengingat, ada beberapa pegawai yang bertugas terkonfirmasi penularan. Bahkan satu di antaranya sedang menjalani perawatan di rumah sakit, satu lainnya menjalani isolasi mandiri.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami tes swab PCR massal pada tanggal 25 Februari lalu. Sebelumnya dua rekan kerja kami merasakan gejala. Setelah itu, disarankan tes rapid antigen, ternyata hasilnya reaktif. Kami hanya menunda persidangan saja sampai 8 Maret. Pelayanan lainnya kami tetap jalan,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setahun lebih pandemi korona berlangsung, beberapa instansi pemerintahan juga sempat ditutup lantaran pegawainya ada tertular. Berganti tahun, kali ini Pengadilan Negeri (PN) Lumajang kebagian ikut merasakan penutupan. Sebab, dua pegawai yang bertugas di bagian pelayanan tertular korona.

Setidaknya, ada satu hakim dan satu ASN terkonfirmasi penularan korona. Tidak bisa dipastikan penyebab penularan tersebut. Yang jelas, kini lembaga vertikal itu membatasi pelayanan. Bahkan, beberapa perkara yang sidangnya sudah terjadwalkan harus ditunda selama satu minggu.

Kepala PN Lumajang Gede Sunarjana mengatakan, sesuai prosedur pelayanan, penutupan kantor sementara harus dilakukan. Mengingat, ada beberapa pegawai yang bertugas terkonfirmasi penularan. Bahkan satu di antaranya sedang menjalani perawatan di rumah sakit, satu lainnya menjalani isolasi mandiri.

“Kami tes swab PCR massal pada tanggal 25 Februari lalu. Sebelumnya dua rekan kerja kami merasakan gejala. Setelah itu, disarankan tes rapid antigen, ternyata hasilnya reaktif. Kami hanya menunda persidangan saja sampai 8 Maret. Pelayanan lainnya kami tetap jalan,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setahun lebih pandemi korona berlangsung, beberapa instansi pemerintahan juga sempat ditutup lantaran pegawainya ada tertular. Berganti tahun, kali ini Pengadilan Negeri (PN) Lumajang kebagian ikut merasakan penutupan. Sebab, dua pegawai yang bertugas di bagian pelayanan tertular korona.

Setidaknya, ada satu hakim dan satu ASN terkonfirmasi penularan korona. Tidak bisa dipastikan penyebab penularan tersebut. Yang jelas, kini lembaga vertikal itu membatasi pelayanan. Bahkan, beberapa perkara yang sidangnya sudah terjadwalkan harus ditunda selama satu minggu.

Kepala PN Lumajang Gede Sunarjana mengatakan, sesuai prosedur pelayanan, penutupan kantor sementara harus dilakukan. Mengingat, ada beberapa pegawai yang bertugas terkonfirmasi penularan. Bahkan satu di antaranya sedang menjalani perawatan di rumah sakit, satu lainnya menjalani isolasi mandiri.

“Kami tes swab PCR massal pada tanggal 25 Februari lalu. Sebelumnya dua rekan kerja kami merasakan gejala. Setelah itu, disarankan tes rapid antigen, ternyata hasilnya reaktif. Kami hanya menunda persidangan saja sampai 8 Maret. Pelayanan lainnya kami tetap jalan,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/