alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Ada Titik Terang, Uang Bansos PKH Kedungjajang yang disunat

Dua Tersangka Bansos Sawaran Kulon Jalani Penyidikan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus dugaan penyunatan bantuan sosial (bansos) di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, menemui titik terang. Kepolisian Resor (Polres) Lumajang telah menetapkan dua tersangka penyunatan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, polisi belum membeberkan identitas kedua tersangka.

Kasus ini menjadi salah satu perkara yang cukup alot penyelesaiannya. Sebab, kasus ini sudah mencuat sejak bulan Agustus tahun lalu. Bahkan, dugaan penyunatan ini membuat Pemkab Lumajang membuka posko pengaduan bansos di semua kantor desa. Sampai-sampai Kementerian Sosial turun tangan menanganinya.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno menegaskan, penanganan penyelewengan dana bansos PKH dan BPNT tetap berjalan. Pihaknya sudah menetapkan dua tersangka. Namun, setelah melalui sejumlah pemeriksaan dan penyelidikan, kasus ini bukan termasuk tindak pidana korupsi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pada awalnya kami sangkakan tindak pidana korupsi. Tetapi, berdasarkan hasil beberapa penyelidikan, perkara ini adalah tindakan penggelapan. Murni tindak pidana umum, yaitu penggelapan yang dilakukan oleh dua orang,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus dugaan penyunatan bantuan sosial (bansos) di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, menemui titik terang. Kepolisian Resor (Polres) Lumajang telah menetapkan dua tersangka penyunatan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, polisi belum membeberkan identitas kedua tersangka.

Kasus ini menjadi salah satu perkara yang cukup alot penyelesaiannya. Sebab, kasus ini sudah mencuat sejak bulan Agustus tahun lalu. Bahkan, dugaan penyunatan ini membuat Pemkab Lumajang membuka posko pengaduan bansos di semua kantor desa. Sampai-sampai Kementerian Sosial turun tangan menanganinya.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno menegaskan, penanganan penyelewengan dana bansos PKH dan BPNT tetap berjalan. Pihaknya sudah menetapkan dua tersangka. Namun, setelah melalui sejumlah pemeriksaan dan penyelidikan, kasus ini bukan termasuk tindak pidana korupsi.

“Pada awalnya kami sangkakan tindak pidana korupsi. Tetapi, berdasarkan hasil beberapa penyelidikan, perkara ini adalah tindakan penggelapan. Murni tindak pidana umum, yaitu penggelapan yang dilakukan oleh dua orang,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus dugaan penyunatan bantuan sosial (bansos) di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, menemui titik terang. Kepolisian Resor (Polres) Lumajang telah menetapkan dua tersangka penyunatan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, polisi belum membeberkan identitas kedua tersangka.

Kasus ini menjadi salah satu perkara yang cukup alot penyelesaiannya. Sebab, kasus ini sudah mencuat sejak bulan Agustus tahun lalu. Bahkan, dugaan penyunatan ini membuat Pemkab Lumajang membuka posko pengaduan bansos di semua kantor desa. Sampai-sampai Kementerian Sosial turun tangan menanganinya.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno menegaskan, penanganan penyelewengan dana bansos PKH dan BPNT tetap berjalan. Pihaknya sudah menetapkan dua tersangka. Namun, setelah melalui sejumlah pemeriksaan dan penyelidikan, kasus ini bukan termasuk tindak pidana korupsi.

“Pada awalnya kami sangkakan tindak pidana korupsi. Tetapi, berdasarkan hasil beberapa penyelidikan, perkara ini adalah tindakan penggelapan. Murni tindak pidana umum, yaitu penggelapan yang dilakukan oleh dua orang,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/