alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Vaksinasi Lumajang Tertinggi di Jatim

Sudah Tembus 78 Persen,  Lewati Bojonegoro

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID –  Program vaksinasi di Kabupaten Lumajang sudah berlangsung hampir sepekan. Realisasi penyuntikan vaksin Sinovac kepada para tenaga kesehatan (nakes) terbilang sangat baik. Bahkan, saat ini Lumajang rangking pertama di Jawa Timur.

Tingkat vaksinasi di Lumajang sudah mencapai 78 persen. Ada di peringkat teratas dan menyalip Bojonegoro yang baru mencapai 77 persen. Jumlah nakes yang berhasil divaksin adalah 3.525 orang nakes.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Pasirian, dr. Wawan Arwijanto menyatakan, memang tidak semua nakes bisa dilakukan vaksinasi. Karena ada beberapa kriteria yang membuat nakes tersebut batal melakukan vaksinasi. Pertama karena adanya penyakit bawaan dari nakes. Kedua karena gagal  ditingkat  skrining.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID –  Program vaksinasi di Kabupaten Lumajang sudah berlangsung hampir sepekan. Realisasi penyuntikan vaksin Sinovac kepada para tenaga kesehatan (nakes) terbilang sangat baik. Bahkan, saat ini Lumajang rangking pertama di Jawa Timur.

Tingkat vaksinasi di Lumajang sudah mencapai 78 persen. Ada di peringkat teratas dan menyalip Bojonegoro yang baru mencapai 77 persen. Jumlah nakes yang berhasil divaksin adalah 3.525 orang nakes.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Pasirian, dr. Wawan Arwijanto menyatakan, memang tidak semua nakes bisa dilakukan vaksinasi. Karena ada beberapa kriteria yang membuat nakes tersebut batal melakukan vaksinasi. Pertama karena adanya penyakit bawaan dari nakes. Kedua karena gagal  ditingkat  skrining.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID –  Program vaksinasi di Kabupaten Lumajang sudah berlangsung hampir sepekan. Realisasi penyuntikan vaksin Sinovac kepada para tenaga kesehatan (nakes) terbilang sangat baik. Bahkan, saat ini Lumajang rangking pertama di Jawa Timur.

Tingkat vaksinasi di Lumajang sudah mencapai 78 persen. Ada di peringkat teratas dan menyalip Bojonegoro yang baru mencapai 77 persen. Jumlah nakes yang berhasil divaksin adalah 3.525 orang nakes.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Pasirian, dr. Wawan Arwijanto menyatakan, memang tidak semua nakes bisa dilakukan vaksinasi. Karena ada beberapa kriteria yang membuat nakes tersebut batal melakukan vaksinasi. Pertama karena adanya penyakit bawaan dari nakes. Kedua karena gagal  ditingkat  skrining.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/