alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Penebang Mahoni Tertangkap Basah

Libatkan Perusahaan Mebel Dawuhan Wetan

Mobile_AP_Rectangle 1

“Kami langsung koordinasi dengan kepolisian untuk menangkap mereka. Setelah ditelusuri, ternyata empat orang ini disuruh Pak Saman, seorang pengusaha mebel di Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung. Puluhan pohon yang dipotong ini lumayan besar. Karena setelah diukur, diameternya lebih dari 30 sentimeter,” jelasnya.

Sementara itu, Muhammad Saman Wahyudi mengaku telah membeli pohon pada dua orang temannya yang sama-sama tinggal di satu desa. Menurutnya, dua orang tersebut menawarkan pohon dengan harga murah. Sehingga tanpa basa-basi dilunasi langsung dengan harga total senilai Rp 5,7 juta.

Bahkan, ada puluhan titik lainnya yang ditawarkan. Namun, pihaknya hanya mampu melunasi pohon-pohon yang sudah ditebang tersebut. “Sebelah barat itu rencananya mau kami potong, tetapi kami takut karena belum pernah melihat langsung surat izinnya. Makanya kami tidak jadi tebang,” ungkapnya.

- Advertisement -

“Kami langsung koordinasi dengan kepolisian untuk menangkap mereka. Setelah ditelusuri, ternyata empat orang ini disuruh Pak Saman, seorang pengusaha mebel di Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung. Puluhan pohon yang dipotong ini lumayan besar. Karena setelah diukur, diameternya lebih dari 30 sentimeter,” jelasnya.

Sementara itu, Muhammad Saman Wahyudi mengaku telah membeli pohon pada dua orang temannya yang sama-sama tinggal di satu desa. Menurutnya, dua orang tersebut menawarkan pohon dengan harga murah. Sehingga tanpa basa-basi dilunasi langsung dengan harga total senilai Rp 5,7 juta.

Bahkan, ada puluhan titik lainnya yang ditawarkan. Namun, pihaknya hanya mampu melunasi pohon-pohon yang sudah ditebang tersebut. “Sebelah barat itu rencananya mau kami potong, tetapi kami takut karena belum pernah melihat langsung surat izinnya. Makanya kami tidak jadi tebang,” ungkapnya.

“Kami langsung koordinasi dengan kepolisian untuk menangkap mereka. Setelah ditelusuri, ternyata empat orang ini disuruh Pak Saman, seorang pengusaha mebel di Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung. Puluhan pohon yang dipotong ini lumayan besar. Karena setelah diukur, diameternya lebih dari 30 sentimeter,” jelasnya.

Sementara itu, Muhammad Saman Wahyudi mengaku telah membeli pohon pada dua orang temannya yang sama-sama tinggal di satu desa. Menurutnya, dua orang tersebut menawarkan pohon dengan harga murah. Sehingga tanpa basa-basi dilunasi langsung dengan harga total senilai Rp 5,7 juta.

Bahkan, ada puluhan titik lainnya yang ditawarkan. Namun, pihaknya hanya mampu melunasi pohon-pohon yang sudah ditebang tersebut. “Sebelah barat itu rencananya mau kami potong, tetapi kami takut karena belum pernah melihat langsung surat izinnya. Makanya kami tidak jadi tebang,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/