alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Penebang Mahoni Tertangkap Basah

Libatkan Perusahaan Mebel Dawuhan Wetan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJNG, RADARJEMBER.ID – Hilangnya belasan pohon mahoni di beberapa jalan alternatif menuju Jalan Lintas Timur (JLT) akhirnya terungkap. Empat pelaku kemarin tertangkap basah saat menebang pohon pada malam hari. Kini mereka digelandang ke Mapolsek Lumajang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Setidaknya ada empat orang yang berhasil diamankan. Selama sepekan ini, mereka sudah menebang sedikitnya 28 pohon tanpa mengantongi izin. Padahal, keberadaan pohon itu mendukung tata ruang kota dan meningkatkan produksi oksigen.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang Yuli Haris mengatakan, penebangan pohon ini sudah ketiga kalinya dilakukan. Namun, baru kali ini bisa terbongkar. Modus pemotongan tersebut dilakukan di sekitar perumahan yang mulai dibangun. Sehingga tidak mengundang kecurigaan banyak pihak.

- Advertisement -

LUMAJNG, RADARJEMBER.ID – Hilangnya belasan pohon mahoni di beberapa jalan alternatif menuju Jalan Lintas Timur (JLT) akhirnya terungkap. Empat pelaku kemarin tertangkap basah saat menebang pohon pada malam hari. Kini mereka digelandang ke Mapolsek Lumajang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Setidaknya ada empat orang yang berhasil diamankan. Selama sepekan ini, mereka sudah menebang sedikitnya 28 pohon tanpa mengantongi izin. Padahal, keberadaan pohon itu mendukung tata ruang kota dan meningkatkan produksi oksigen.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang Yuli Haris mengatakan, penebangan pohon ini sudah ketiga kalinya dilakukan. Namun, baru kali ini bisa terbongkar. Modus pemotongan tersebut dilakukan di sekitar perumahan yang mulai dibangun. Sehingga tidak mengundang kecurigaan banyak pihak.

LUMAJNG, RADARJEMBER.ID – Hilangnya belasan pohon mahoni di beberapa jalan alternatif menuju Jalan Lintas Timur (JLT) akhirnya terungkap. Empat pelaku kemarin tertangkap basah saat menebang pohon pada malam hari. Kini mereka digelandang ke Mapolsek Lumajang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Setidaknya ada empat orang yang berhasil diamankan. Selama sepekan ini, mereka sudah menebang sedikitnya 28 pohon tanpa mengantongi izin. Padahal, keberadaan pohon itu mendukung tata ruang kota dan meningkatkan produksi oksigen.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang Yuli Haris mengatakan, penebangan pohon ini sudah ketiga kalinya dilakukan. Namun, baru kali ini bisa terbongkar. Modus pemotongan tersebut dilakukan di sekitar perumahan yang mulai dibangun. Sehingga tidak mengundang kecurigaan banyak pihak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/