alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Sebar Anggota Pantau Pilkades di Lumajang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDMeskipun ada beberapa desa yang ditetapkan sebagai desa rawan konflik, pelaksanaan pilkades serentak di 32 desa berjalan cukup lancar. Bahkan untuk memastikan itu, seluruh anggota Komisi A DPRD Lumajang disebar di beberapa desa untuk memantau pelaksanaan secara langsung.

Setidaknya ada beberapa tim yang memantau di dapilnya masing-masing. Seperti Ketua Komisi A DPRD Lumajang bersama beberapa anggotanya. Mereka memantau dua desa di Kecamatan Klakah yang sedang melaksanakan pilkades serentak. Yaitu Desa Sawaran Lor dan Desa Sruni.

Anggota Komisi A Nurhidayati mengatakan, secara umum pelaksanaan pilkades kali ini berjalan sesuai prosedur yang sudah diatur. Mulai lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang dibatasi maksimal 500 pemilih hingga wilayah perolehan suara (WPS). Berikutnya mengenai penerapan protokol kesehatan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Karena ini ada banyak desa, akhirnya setiap anggota komisi dibagi untuk mendatangi desa terdekat. Ada yang di Kecamatan Candipuro, Pasrujambe, Yosowilangun, dan beberapa kecamatan lainnya. Alhamdulillah, kalau kami di Kecamatan Klakah ini terpantau aman dan kondusif,” katanya.

Menurut dia, siapa pun yang maju mencalonkan diri sebagai kepala desa merupakan orang terbaik. Karena itu, bagaimana pun hasilnya harus diterima dengan lapang dada. Bagi yang tidak terpilih harus ikhlas, sedangkan bagi orang yang terpilih harus mampu menjalankan janji yang sudah disampaikan kepada masyarakat ketika kampanye.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDMeskipun ada beberapa desa yang ditetapkan sebagai desa rawan konflik, pelaksanaan pilkades serentak di 32 desa berjalan cukup lancar. Bahkan untuk memastikan itu, seluruh anggota Komisi A DPRD Lumajang disebar di beberapa desa untuk memantau pelaksanaan secara langsung.

Setidaknya ada beberapa tim yang memantau di dapilnya masing-masing. Seperti Ketua Komisi A DPRD Lumajang bersama beberapa anggotanya. Mereka memantau dua desa di Kecamatan Klakah yang sedang melaksanakan pilkades serentak. Yaitu Desa Sawaran Lor dan Desa Sruni.

Anggota Komisi A Nurhidayati mengatakan, secara umum pelaksanaan pilkades kali ini berjalan sesuai prosedur yang sudah diatur. Mulai lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang dibatasi maksimal 500 pemilih hingga wilayah perolehan suara (WPS). Berikutnya mengenai penerapan protokol kesehatan.

“Karena ini ada banyak desa, akhirnya setiap anggota komisi dibagi untuk mendatangi desa terdekat. Ada yang di Kecamatan Candipuro, Pasrujambe, Yosowilangun, dan beberapa kecamatan lainnya. Alhamdulillah, kalau kami di Kecamatan Klakah ini terpantau aman dan kondusif,” katanya.

Menurut dia, siapa pun yang maju mencalonkan diri sebagai kepala desa merupakan orang terbaik. Karena itu, bagaimana pun hasilnya harus diterima dengan lapang dada. Bagi yang tidak terpilih harus ikhlas, sedangkan bagi orang yang terpilih harus mampu menjalankan janji yang sudah disampaikan kepada masyarakat ketika kampanye.

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDMeskipun ada beberapa desa yang ditetapkan sebagai desa rawan konflik, pelaksanaan pilkades serentak di 32 desa berjalan cukup lancar. Bahkan untuk memastikan itu, seluruh anggota Komisi A DPRD Lumajang disebar di beberapa desa untuk memantau pelaksanaan secara langsung.

Setidaknya ada beberapa tim yang memantau di dapilnya masing-masing. Seperti Ketua Komisi A DPRD Lumajang bersama beberapa anggotanya. Mereka memantau dua desa di Kecamatan Klakah yang sedang melaksanakan pilkades serentak. Yaitu Desa Sawaran Lor dan Desa Sruni.

Anggota Komisi A Nurhidayati mengatakan, secara umum pelaksanaan pilkades kali ini berjalan sesuai prosedur yang sudah diatur. Mulai lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang dibatasi maksimal 500 pemilih hingga wilayah perolehan suara (WPS). Berikutnya mengenai penerapan protokol kesehatan.

“Karena ini ada banyak desa, akhirnya setiap anggota komisi dibagi untuk mendatangi desa terdekat. Ada yang di Kecamatan Candipuro, Pasrujambe, Yosowilangun, dan beberapa kecamatan lainnya. Alhamdulillah, kalau kami di Kecamatan Klakah ini terpantau aman dan kondusif,” katanya.

Menurut dia, siapa pun yang maju mencalonkan diri sebagai kepala desa merupakan orang terbaik. Karena itu, bagaimana pun hasilnya harus diterima dengan lapang dada. Bagi yang tidak terpilih harus ikhlas, sedangkan bagi orang yang terpilih harus mampu menjalankan janji yang sudah disampaikan kepada masyarakat ketika kampanye.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/