alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Yes! Pak Awi Bakal Dibangunkan Rumah

Tunggu Kesiapan Lahan dari PG Jatiroto

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Harapan Pak Awi memiliki rumah sendiri di Desa Banyuputih Lor, Randuagung, akan terwujud. Sebab, pemerintah melalui program Bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang memastikan bakal membangun rumah tersebut. Namun, lokasinya tidak di atas bantaran sungai. Melainkan di dekat permukiman warga setempat.

Atok Hasan Sanusi, Ketua Baznas Lumajang, mengungkapkan, bantuan tersebut adalah Rumah Tangga Layak Huni (RTLH). Rencananya, sebanyak 30 rumah akan dibangun tahun ini. Dan hingga saat ini sudah ada sekitar 24 rumah terbangun. “Selain di Banyuputih Lor, kami juga akan membangun di Klakah. Tetapi, kami masih melakukan pemberkasan,” ungkapnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, rumah Pak Awi terbuat dari bambu. Rumah seluas tiga kali empat meter tersebut dihuni lima orang. Mereka menempati rumah di atas lahan milik PG Jatiroto, Lumajang. Lokasinya jauh dari permukiman warga.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami sudah mendatangi langsung rumah Pak Awi. Kami akan membangun rumah tersebut. Tetapi, kami masih menunggu lahan yang akan ditempati siap. Karena dia menempati lahan milik PG. Setelah mendapat izin, kami akan membangun rumahnya dekat dengan permukiman warga, namun tetap di atas lahan PG Jatiroto,” jelasnya.

Pihaknya kini menunggu hasil koordinasi antara PG Jatiroto dengan kepala desa setempat. Selanjutnya, pihaknya akan menentukan tim pelaksana (timlak) pembangunan rumah. Rencananya, rumah tersebut akan dibangun dalam waktu dekat.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Harapan Pak Awi memiliki rumah sendiri di Desa Banyuputih Lor, Randuagung, akan terwujud. Sebab, pemerintah melalui program Bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang memastikan bakal membangun rumah tersebut. Namun, lokasinya tidak di atas bantaran sungai. Melainkan di dekat permukiman warga setempat.

Atok Hasan Sanusi, Ketua Baznas Lumajang, mengungkapkan, bantuan tersebut adalah Rumah Tangga Layak Huni (RTLH). Rencananya, sebanyak 30 rumah akan dibangun tahun ini. Dan hingga saat ini sudah ada sekitar 24 rumah terbangun. “Selain di Banyuputih Lor, kami juga akan membangun di Klakah. Tetapi, kami masih melakukan pemberkasan,” ungkapnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, rumah Pak Awi terbuat dari bambu. Rumah seluas tiga kali empat meter tersebut dihuni lima orang. Mereka menempati rumah di atas lahan milik PG Jatiroto, Lumajang. Lokasinya jauh dari permukiman warga.

“Kami sudah mendatangi langsung rumah Pak Awi. Kami akan membangun rumah tersebut. Tetapi, kami masih menunggu lahan yang akan ditempati siap. Karena dia menempati lahan milik PG. Setelah mendapat izin, kami akan membangun rumahnya dekat dengan permukiman warga, namun tetap di atas lahan PG Jatiroto,” jelasnya.

Pihaknya kini menunggu hasil koordinasi antara PG Jatiroto dengan kepala desa setempat. Selanjutnya, pihaknya akan menentukan tim pelaksana (timlak) pembangunan rumah. Rencananya, rumah tersebut akan dibangun dalam waktu dekat.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Harapan Pak Awi memiliki rumah sendiri di Desa Banyuputih Lor, Randuagung, akan terwujud. Sebab, pemerintah melalui program Bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang memastikan bakal membangun rumah tersebut. Namun, lokasinya tidak di atas bantaran sungai. Melainkan di dekat permukiman warga setempat.

Atok Hasan Sanusi, Ketua Baznas Lumajang, mengungkapkan, bantuan tersebut adalah Rumah Tangga Layak Huni (RTLH). Rencananya, sebanyak 30 rumah akan dibangun tahun ini. Dan hingga saat ini sudah ada sekitar 24 rumah terbangun. “Selain di Banyuputih Lor, kami juga akan membangun di Klakah. Tetapi, kami masih melakukan pemberkasan,” ungkapnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, rumah Pak Awi terbuat dari bambu. Rumah seluas tiga kali empat meter tersebut dihuni lima orang. Mereka menempati rumah di atas lahan milik PG Jatiroto, Lumajang. Lokasinya jauh dari permukiman warga.

“Kami sudah mendatangi langsung rumah Pak Awi. Kami akan membangun rumah tersebut. Tetapi, kami masih menunggu lahan yang akan ditempati siap. Karena dia menempati lahan milik PG. Setelah mendapat izin, kami akan membangun rumahnya dekat dengan permukiman warga, namun tetap di atas lahan PG Jatiroto,” jelasnya.

Pihaknya kini menunggu hasil koordinasi antara PG Jatiroto dengan kepala desa setempat. Selanjutnya, pihaknya akan menentukan tim pelaksana (timlak) pembangunan rumah. Rencananya, rumah tersebut akan dibangun dalam waktu dekat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/