alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Seleksi Atlet Puslatkab Ditunda

Sampai Ada Pemberitahuan Lebih Lanjut  

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hari ini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mulai diterapkan. Sejumlah agenda yang sudah direncanakan terpaksa ditunda. Salah satunya seleksi fisik bagi para atlet Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) Lumajang. Padahal, seharusnya hari ini dan besok agenda tersebut dilaksanakan.

Oleh sebab itu, tim pelaksana (timlak) puslatkab memilih menunda seleksi untuk sementara waktu. Sebab, PPKM darurat dilaksanakan mulai tanggal 3-20 Juli.  “Untuk sementara ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Kami melihat perkembangan situasi terlebih dahulu,” kata Rifatul Rohman, Direktur Timlak Puslatkab KONI Lumajang.

Dia menjelaskan, rencananya seleksi tersebut untuk melihat parameter hasil pelatihan atlet sejak tiga bulan lalu. Namun, hal tersebut belum bisa dilaksanakan. “Seleksi fisik ini hampir sama dengan yang dilakukan April lalu. Ini untuk mengetahui parameter hasil latihan atlet. Tetapi, ada perubahan di sejumlah tes. Kami sendiri masih belum tahu seperti apa. Karena kami juga menggandeng para tim analisis gerak dari luar,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menuturkan, hasil pelatihan di masing-masing cabor dapat dilihat dalam seleksi fisik. “Kami lihat perkembangan latihannya bagaimana. Apakah ada peningkatan kualitas atau malah penurunan. Jika ternyata nama atlet yang sudah kami kantongi kualitasnya menurun atau kalah dengan hasil atlet non-puslatkab, maka bisa turun grade. Bahkan, bisa dikeluarkan dari puslatkab. Artinya, ini ada degradasi. Sedangkan mereka yang bisa melampaui pencapaian atlet puslatkab akan dipromosikan menjadi atlet puslatkab,” tuturnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hari ini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mulai diterapkan. Sejumlah agenda yang sudah direncanakan terpaksa ditunda. Salah satunya seleksi fisik bagi para atlet Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) Lumajang. Padahal, seharusnya hari ini dan besok agenda tersebut dilaksanakan.

Oleh sebab itu, tim pelaksana (timlak) puslatkab memilih menunda seleksi untuk sementara waktu. Sebab, PPKM darurat dilaksanakan mulai tanggal 3-20 Juli.  “Untuk sementara ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Kami melihat perkembangan situasi terlebih dahulu,” kata Rifatul Rohman, Direktur Timlak Puslatkab KONI Lumajang.

Dia menjelaskan, rencananya seleksi tersebut untuk melihat parameter hasil pelatihan atlet sejak tiga bulan lalu. Namun, hal tersebut belum bisa dilaksanakan. “Seleksi fisik ini hampir sama dengan yang dilakukan April lalu. Ini untuk mengetahui parameter hasil latihan atlet. Tetapi, ada perubahan di sejumlah tes. Kami sendiri masih belum tahu seperti apa. Karena kami juga menggandeng para tim analisis gerak dari luar,” jelasnya.

Dia menuturkan, hasil pelatihan di masing-masing cabor dapat dilihat dalam seleksi fisik. “Kami lihat perkembangan latihannya bagaimana. Apakah ada peningkatan kualitas atau malah penurunan. Jika ternyata nama atlet yang sudah kami kantongi kualitasnya menurun atau kalah dengan hasil atlet non-puslatkab, maka bisa turun grade. Bahkan, bisa dikeluarkan dari puslatkab. Artinya, ini ada degradasi. Sedangkan mereka yang bisa melampaui pencapaian atlet puslatkab akan dipromosikan menjadi atlet puslatkab,” tuturnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hari ini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mulai diterapkan. Sejumlah agenda yang sudah direncanakan terpaksa ditunda. Salah satunya seleksi fisik bagi para atlet Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) Lumajang. Padahal, seharusnya hari ini dan besok agenda tersebut dilaksanakan.

Oleh sebab itu, tim pelaksana (timlak) puslatkab memilih menunda seleksi untuk sementara waktu. Sebab, PPKM darurat dilaksanakan mulai tanggal 3-20 Juli.  “Untuk sementara ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Kami melihat perkembangan situasi terlebih dahulu,” kata Rifatul Rohman, Direktur Timlak Puslatkab KONI Lumajang.

Dia menjelaskan, rencananya seleksi tersebut untuk melihat parameter hasil pelatihan atlet sejak tiga bulan lalu. Namun, hal tersebut belum bisa dilaksanakan. “Seleksi fisik ini hampir sama dengan yang dilakukan April lalu. Ini untuk mengetahui parameter hasil latihan atlet. Tetapi, ada perubahan di sejumlah tes. Kami sendiri masih belum tahu seperti apa. Karena kami juga menggandeng para tim analisis gerak dari luar,” jelasnya.

Dia menuturkan, hasil pelatihan di masing-masing cabor dapat dilihat dalam seleksi fisik. “Kami lihat perkembangan latihannya bagaimana. Apakah ada peningkatan kualitas atau malah penurunan. Jika ternyata nama atlet yang sudah kami kantongi kualitasnya menurun atau kalah dengan hasil atlet non-puslatkab, maka bisa turun grade. Bahkan, bisa dikeluarkan dari puslatkab. Artinya, ini ada degradasi. Sedangkan mereka yang bisa melampaui pencapaian atlet puslatkab akan dipromosikan menjadi atlet puslatkab,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/