alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Tidak Menyangka Tampil di Media

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tampil di hadapan banyak orang memang tidak mudah. Butuh keberanian besar untuk melawan rasa tidak percaya diri. Ustad Salman Hudri, salah satunya. Dia tidak menyangka akan tampil di hadapan banyak orang. Tidak secara langsung, tetapi melalui media daring.

Hudri, panggilan akrabnya, mengungkapkan, dia sering menolak permintaan mengisi ceramah. Bukan tanpa sebab dia menolak. Baginya, berbicara di depan umum sebagai pendakwah bukan bakatnya. “Kalau ada yang meminta saya untuk mengisi, saya lebih sering menolaknya,” ungkapnya.

Saking seringnya menolak, dia dianggap tidak cakap berbicara di depan umum. “Teman-teman sering bercanda apakah saya bisa tampil atau tidak. Kalau saya tampil, mereka sering tidak percaya. Karena saya sering menolak tampil di depan umum,” kata bapak dua anak ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, tidak pernah terpikir untuk tampil di hadapan banyak orang. “Tahun lalu, saya diminta mengisi kajian virtual. Saya menolak, tapi akhirnya tampil juga. Nah, tahun ini juga sama. Mendapat kabar menjadi salah satu dai yang tampil di Kuliah Ramadan, saya langsung menolak. Teman-teman dai lainnya sudah memilih tema, saya tidak ikut. Karena saya merasa tidak pantas mengisi,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tampil di hadapan banyak orang memang tidak mudah. Butuh keberanian besar untuk melawan rasa tidak percaya diri. Ustad Salman Hudri, salah satunya. Dia tidak menyangka akan tampil di hadapan banyak orang. Tidak secara langsung, tetapi melalui media daring.

Hudri, panggilan akrabnya, mengungkapkan, dia sering menolak permintaan mengisi ceramah. Bukan tanpa sebab dia menolak. Baginya, berbicara di depan umum sebagai pendakwah bukan bakatnya. “Kalau ada yang meminta saya untuk mengisi, saya lebih sering menolaknya,” ungkapnya.

Saking seringnya menolak, dia dianggap tidak cakap berbicara di depan umum. “Teman-teman sering bercanda apakah saya bisa tampil atau tidak. Kalau saya tampil, mereka sering tidak percaya. Karena saya sering menolak tampil di depan umum,” kata bapak dua anak ini.

Dia menjelaskan, tidak pernah terpikir untuk tampil di hadapan banyak orang. “Tahun lalu, saya diminta mengisi kajian virtual. Saya menolak, tapi akhirnya tampil juga. Nah, tahun ini juga sama. Mendapat kabar menjadi salah satu dai yang tampil di Kuliah Ramadan, saya langsung menolak. Teman-teman dai lainnya sudah memilih tema, saya tidak ikut. Karena saya merasa tidak pantas mengisi,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tampil di hadapan banyak orang memang tidak mudah. Butuh keberanian besar untuk melawan rasa tidak percaya diri. Ustad Salman Hudri, salah satunya. Dia tidak menyangka akan tampil di hadapan banyak orang. Tidak secara langsung, tetapi melalui media daring.

Hudri, panggilan akrabnya, mengungkapkan, dia sering menolak permintaan mengisi ceramah. Bukan tanpa sebab dia menolak. Baginya, berbicara di depan umum sebagai pendakwah bukan bakatnya. “Kalau ada yang meminta saya untuk mengisi, saya lebih sering menolaknya,” ungkapnya.

Saking seringnya menolak, dia dianggap tidak cakap berbicara di depan umum. “Teman-teman sering bercanda apakah saya bisa tampil atau tidak. Kalau saya tampil, mereka sering tidak percaya. Karena saya sering menolak tampil di depan umum,” kata bapak dua anak ini.

Dia menjelaskan, tidak pernah terpikir untuk tampil di hadapan banyak orang. “Tahun lalu, saya diminta mengisi kajian virtual. Saya menolak, tapi akhirnya tampil juga. Nah, tahun ini juga sama. Mendapat kabar menjadi salah satu dai yang tampil di Kuliah Ramadan, saya langsung menolak. Teman-teman dai lainnya sudah memilih tema, saya tidak ikut. Karena saya merasa tidak pantas mengisi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/