alexametrics
24.5 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Tekan Penularan lewat PPKM

Seluruh Desa Diminta Menerapkan secara Ketat

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  Selain merencanakan penyekatan di dua titik, Pemkab Lumajang juga meminta seluruh desa maupun kelurahan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di masing-masing wilayah. Tujuannya untuk menekan penularan korona selama masa Lebaran berlangsung.

Rencananya, pada 6 Mei sampai 17 Mei, penyekatan dilakukan di perbatasan barat dan utara Lumajang. Tepatnya di Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Ranuyoso. Selebihnya, seperti di perbatasan Lumajang-Jember hanya dilakukan pemantauan dan koordinasi dengan kabupaten tetangga.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mustajib mengatakan, untuk meningkatkan pengamanan selama Lebaran, seluruh upaya terus dilakukan. Sebab, gelombang mudik pulang Lebaran tahun ini berpotensi datang lebih awal. Artinya, sebelum penyekatan, potensi orang pulang kampung cukup besar.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Grafik penularan korona di Lumajang ini cenderung membaik. Tetapi, untuk menjaga agar tidak melonjak, desa maupun kelurahan diharapkan menerapkan PPKM. Mereka harus proaktif sosialisasi supaya tidak melakukan mudik atau pulang kampung. Jika ada pendatang dari luar, segera dilaporkan,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  Selain merencanakan penyekatan di dua titik, Pemkab Lumajang juga meminta seluruh desa maupun kelurahan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di masing-masing wilayah. Tujuannya untuk menekan penularan korona selama masa Lebaran berlangsung.

Rencananya, pada 6 Mei sampai 17 Mei, penyekatan dilakukan di perbatasan barat dan utara Lumajang. Tepatnya di Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Ranuyoso. Selebihnya, seperti di perbatasan Lumajang-Jember hanya dilakukan pemantauan dan koordinasi dengan kabupaten tetangga.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mustajib mengatakan, untuk meningkatkan pengamanan selama Lebaran, seluruh upaya terus dilakukan. Sebab, gelombang mudik pulang Lebaran tahun ini berpotensi datang lebih awal. Artinya, sebelum penyekatan, potensi orang pulang kampung cukup besar.

“Grafik penularan korona di Lumajang ini cenderung membaik. Tetapi, untuk menjaga agar tidak melonjak, desa maupun kelurahan diharapkan menerapkan PPKM. Mereka harus proaktif sosialisasi supaya tidak melakukan mudik atau pulang kampung. Jika ada pendatang dari luar, segera dilaporkan,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  Selain merencanakan penyekatan di dua titik, Pemkab Lumajang juga meminta seluruh desa maupun kelurahan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di masing-masing wilayah. Tujuannya untuk menekan penularan korona selama masa Lebaran berlangsung.

Rencananya, pada 6 Mei sampai 17 Mei, penyekatan dilakukan di perbatasan barat dan utara Lumajang. Tepatnya di Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Ranuyoso. Selebihnya, seperti di perbatasan Lumajang-Jember hanya dilakukan pemantauan dan koordinasi dengan kabupaten tetangga.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mustajib mengatakan, untuk meningkatkan pengamanan selama Lebaran, seluruh upaya terus dilakukan. Sebab, gelombang mudik pulang Lebaran tahun ini berpotensi datang lebih awal. Artinya, sebelum penyekatan, potensi orang pulang kampung cukup besar.

“Grafik penularan korona di Lumajang ini cenderung membaik. Tetapi, untuk menjaga agar tidak melonjak, desa maupun kelurahan diharapkan menerapkan PPKM. Mereka harus proaktif sosialisasi supaya tidak melakukan mudik atau pulang kampung. Jika ada pendatang dari luar, segera dilaporkan,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/