alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Sebulan Bongkar 12 Aksi Kriminal

Kapolres: Waspadai Aksi Kriminalitas yang Semakin Marak

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama bulan April, Polres Lumajang berhasil mengungkap 12 kasus. Lima di antaranya adalah kasus kriminalitas. Sedangkan tujuh lainnya adalah narkotika. Alhasil, sebanyak 18 tersangka harus merayakan Lebaran di balik jeruji besi.

Hal itu disampaikan Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno dalam jumpa pers di lobi Mapolres Lumajang, Jumat (30/04). Ditemani oleh Kabag Ops AKP Saiful Alam, Kasat Resnarkoba AKP Ernowo, KBO Satreskrim Iptu Sujianto, dan Paur Subbag Humas Ipda Andrias Shinta, dia mengatakan ada lima kasus kriminalitas.

“Selama bulan April 2021, ada lima kasus kriminalitas dengan total sebelas tersangka,” kata AKBP Eka Yekti. Tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (curas) adalah N. Sedangkan tersangka pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan motor (curanmor), masing-masing adalah MD, AF, H, A, K, S, AS dan S.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jadi, satu tersangka curas, enam tersangka curat, dan dua tersangka curanmor. Sedangkan tersangka illegal logging berinisial Z dan tersangka persetubuhan anak di bawah umur adalah M,” jelasnya.

AKBP Eka menuturkan, aksi kriminalitas semakin marak. Oleh sebab itu, masyarakat harus waspada dan berhati-hati. “Kita semua harus waspada. Selalu menutup dan mengunci pintu, pagar, dan jendela rumah kita. Masyarakat juga bisa memasang global positioning system (GPS) untuk meningkatkan keamanan. Bisa dipasang pada kendaraan bermotor atau ternak. Ini untuk mempermudah pelacakan dan pencarian jika terjadi pencurian,” tuturnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama bulan April, Polres Lumajang berhasil mengungkap 12 kasus. Lima di antaranya adalah kasus kriminalitas. Sedangkan tujuh lainnya adalah narkotika. Alhasil, sebanyak 18 tersangka harus merayakan Lebaran di balik jeruji besi.

Hal itu disampaikan Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno dalam jumpa pers di lobi Mapolres Lumajang, Jumat (30/04). Ditemani oleh Kabag Ops AKP Saiful Alam, Kasat Resnarkoba AKP Ernowo, KBO Satreskrim Iptu Sujianto, dan Paur Subbag Humas Ipda Andrias Shinta, dia mengatakan ada lima kasus kriminalitas.

“Selama bulan April 2021, ada lima kasus kriminalitas dengan total sebelas tersangka,” kata AKBP Eka Yekti. Tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (curas) adalah N. Sedangkan tersangka pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan motor (curanmor), masing-masing adalah MD, AF, H, A, K, S, AS dan S.

“Jadi, satu tersangka curas, enam tersangka curat, dan dua tersangka curanmor. Sedangkan tersangka illegal logging berinisial Z dan tersangka persetubuhan anak di bawah umur adalah M,” jelasnya.

AKBP Eka menuturkan, aksi kriminalitas semakin marak. Oleh sebab itu, masyarakat harus waspada dan berhati-hati. “Kita semua harus waspada. Selalu menutup dan mengunci pintu, pagar, dan jendela rumah kita. Masyarakat juga bisa memasang global positioning system (GPS) untuk meningkatkan keamanan. Bisa dipasang pada kendaraan bermotor atau ternak. Ini untuk mempermudah pelacakan dan pencarian jika terjadi pencurian,” tuturnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama bulan April, Polres Lumajang berhasil mengungkap 12 kasus. Lima di antaranya adalah kasus kriminalitas. Sedangkan tujuh lainnya adalah narkotika. Alhasil, sebanyak 18 tersangka harus merayakan Lebaran di balik jeruji besi.

Hal itu disampaikan Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno dalam jumpa pers di lobi Mapolres Lumajang, Jumat (30/04). Ditemani oleh Kabag Ops AKP Saiful Alam, Kasat Resnarkoba AKP Ernowo, KBO Satreskrim Iptu Sujianto, dan Paur Subbag Humas Ipda Andrias Shinta, dia mengatakan ada lima kasus kriminalitas.

“Selama bulan April 2021, ada lima kasus kriminalitas dengan total sebelas tersangka,” kata AKBP Eka Yekti. Tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (curas) adalah N. Sedangkan tersangka pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan motor (curanmor), masing-masing adalah MD, AF, H, A, K, S, AS dan S.

“Jadi, satu tersangka curas, enam tersangka curat, dan dua tersangka curanmor. Sedangkan tersangka illegal logging berinisial Z dan tersangka persetubuhan anak di bawah umur adalah M,” jelasnya.

AKBP Eka menuturkan, aksi kriminalitas semakin marak. Oleh sebab itu, masyarakat harus waspada dan berhati-hati. “Kita semua harus waspada. Selalu menutup dan mengunci pintu, pagar, dan jendela rumah kita. Masyarakat juga bisa memasang global positioning system (GPS) untuk meningkatkan keamanan. Bisa dipasang pada kendaraan bermotor atau ternak. Ini untuk mempermudah pelacakan dan pencarian jika terjadi pencurian,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/