alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Penyebab Masih Misterius

Dua Pemuda Meninggal, Ada Sabetan Senjata Tajam

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Akhir pekan kemarin, ratusan warga Dusun Bakah, Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, dikagetkan dengan penemuan dua mayat pemuda yang meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Diketahui, pemuda tersebut sama-sama memiliki luka sabetan di bagian leher.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sekitar pukul 23.00, warga menemukan Asmin, 35, dan Arifin, 36, tergeletak penuh darah yang berjarak sekitar 10 meter. Di sekitar lokasi juga ditemukan dua buah celurit di dekat masing-masing korban dan satu unit sepeda motor.

Sekalipun keduanya meninggal dengan mengalami luka sabet, tak satu pun warga yang mengetahui persis kejadian tersebut. Samsudin, kerabat korban yang ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto, juga tidak bisa menjelaskan banyak hal. Menurutnya, kedua korban yang masih sepupu itu selama ini dikenal cukup baik.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kalau ada masalah, saya rasa tidak, karena mereka kan saudara. Tinggalnya juga berdekatan. Masih satu dusun, Dusun Lumpang. Saya dapat kabar dari tetangga langsung ke rumah sakit lihat dan cari tahu bagaimana penyebabnya,” jelasnya.

Tetapi, spekulasi warga setempat lainnya juga tidak terbendung. Seperti ada yang menduga keduanya terlibat percekcokan. Kemudian berujung perkelahian hingga beradu celurit secara brutal. Sebab, kedua korban tersebut ditemukan di lokasi sepi yang cukup jauh dari permukiman warga setempat.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Akhir pekan kemarin, ratusan warga Dusun Bakah, Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, dikagetkan dengan penemuan dua mayat pemuda yang meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Diketahui, pemuda tersebut sama-sama memiliki luka sabetan di bagian leher.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sekitar pukul 23.00, warga menemukan Asmin, 35, dan Arifin, 36, tergeletak penuh darah yang berjarak sekitar 10 meter. Di sekitar lokasi juga ditemukan dua buah celurit di dekat masing-masing korban dan satu unit sepeda motor.

Sekalipun keduanya meninggal dengan mengalami luka sabet, tak satu pun warga yang mengetahui persis kejadian tersebut. Samsudin, kerabat korban yang ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto, juga tidak bisa menjelaskan banyak hal. Menurutnya, kedua korban yang masih sepupu itu selama ini dikenal cukup baik.

“Kalau ada masalah, saya rasa tidak, karena mereka kan saudara. Tinggalnya juga berdekatan. Masih satu dusun, Dusun Lumpang. Saya dapat kabar dari tetangga langsung ke rumah sakit lihat dan cari tahu bagaimana penyebabnya,” jelasnya.

Tetapi, spekulasi warga setempat lainnya juga tidak terbendung. Seperti ada yang menduga keduanya terlibat percekcokan. Kemudian berujung perkelahian hingga beradu celurit secara brutal. Sebab, kedua korban tersebut ditemukan di lokasi sepi yang cukup jauh dari permukiman warga setempat.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Akhir pekan kemarin, ratusan warga Dusun Bakah, Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, dikagetkan dengan penemuan dua mayat pemuda yang meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Diketahui, pemuda tersebut sama-sama memiliki luka sabetan di bagian leher.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sekitar pukul 23.00, warga menemukan Asmin, 35, dan Arifin, 36, tergeletak penuh darah yang berjarak sekitar 10 meter. Di sekitar lokasi juga ditemukan dua buah celurit di dekat masing-masing korban dan satu unit sepeda motor.

Sekalipun keduanya meninggal dengan mengalami luka sabet, tak satu pun warga yang mengetahui persis kejadian tersebut. Samsudin, kerabat korban yang ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto, juga tidak bisa menjelaskan banyak hal. Menurutnya, kedua korban yang masih sepupu itu selama ini dikenal cukup baik.

“Kalau ada masalah, saya rasa tidak, karena mereka kan saudara. Tinggalnya juga berdekatan. Masih satu dusun, Dusun Lumpang. Saya dapat kabar dari tetangga langsung ke rumah sakit lihat dan cari tahu bagaimana penyebabnya,” jelasnya.

Tetapi, spekulasi warga setempat lainnya juga tidak terbendung. Seperti ada yang menduga keduanya terlibat percekcokan. Kemudian berujung perkelahian hingga beradu celurit secara brutal. Sebab, kedua korban tersebut ditemukan di lokasi sepi yang cukup jauh dari permukiman warga setempat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/