alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Dana BPUM Masuk Rekening, tapi Masih Dibekukan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) direncanakan cair tahun 2021. Namun, pemerintah harus memverifikasi dan memvalidasi data tahun 2020 untuk diusulkan menjadi calon penerima bantuan BPUM. Masyarakat yang pernah menerima bantuan senang mendengar informasi ini. Namun sayang, bantuan sebesar Rp 1,2 juta tersebut masih dibekukan.

Ges, coba cek rekeningnya, yang udah dapat BPUM. Kemaren, ada uang masuk lagi 1.2 jt tapi masih dibekukan. Belum bisa diambil. Semoga bisa ya ges. Amien,” tulis rifki Aris Sandi. Unggahannya tersebut menarik akun lain. Mereka banyak menanyakan bantuan tersebut. “Cara ceknya gimana?” tanya Zahra Al Liza.

Sementara itu, Fauzan membagikan pengalamannya. “Punyaku 2.4 juta gaes…sampai saya urus di bank di kecamatan sampai bank di kota Lumajang, hasilnya cuma isapan jempol.. alias CARPAK,” tulisnya. Komentar itu ditimpali akun lain. Sinyo Chan tit menanyakan kronologinya. “Kata pegawai bank suruh tunggu verifikasi 1-2 minggu .. setelah 2 minggu tak urus lagi dan disuruh lagi.. akhirnya pas awal bulan Maret kemaren tak urus lagi.. katanya udah ditarik balek sma negara.. DASAR kena prank negara,” balas Fauzan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Wah, wah, wah… kalau yang sudah menerima manfaat bantuan UMKM terus dapat lagi dari BPUM bisa runyam ini. Terus nasib masyarakat yang lain bagaimana, Pak?

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) direncanakan cair tahun 2021. Namun, pemerintah harus memverifikasi dan memvalidasi data tahun 2020 untuk diusulkan menjadi calon penerima bantuan BPUM. Masyarakat yang pernah menerima bantuan senang mendengar informasi ini. Namun sayang, bantuan sebesar Rp 1,2 juta tersebut masih dibekukan.

Ges, coba cek rekeningnya, yang udah dapat BPUM. Kemaren, ada uang masuk lagi 1.2 jt tapi masih dibekukan. Belum bisa diambil. Semoga bisa ya ges. Amien,” tulis rifki Aris Sandi. Unggahannya tersebut menarik akun lain. Mereka banyak menanyakan bantuan tersebut. “Cara ceknya gimana?” tanya Zahra Al Liza.

Sementara itu, Fauzan membagikan pengalamannya. “Punyaku 2.4 juta gaes…sampai saya urus di bank di kecamatan sampai bank di kota Lumajang, hasilnya cuma isapan jempol.. alias CARPAK,” tulisnya. Komentar itu ditimpali akun lain. Sinyo Chan tit menanyakan kronologinya. “Kata pegawai bank suruh tunggu verifikasi 1-2 minggu .. setelah 2 minggu tak urus lagi dan disuruh lagi.. akhirnya pas awal bulan Maret kemaren tak urus lagi.. katanya udah ditarik balek sma negara.. DASAR kena prank negara,” balas Fauzan.

Wah, wah, wah… kalau yang sudah menerima manfaat bantuan UMKM terus dapat lagi dari BPUM bisa runyam ini. Terus nasib masyarakat yang lain bagaimana, Pak?

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) direncanakan cair tahun 2021. Namun, pemerintah harus memverifikasi dan memvalidasi data tahun 2020 untuk diusulkan menjadi calon penerima bantuan BPUM. Masyarakat yang pernah menerima bantuan senang mendengar informasi ini. Namun sayang, bantuan sebesar Rp 1,2 juta tersebut masih dibekukan.

Ges, coba cek rekeningnya, yang udah dapat BPUM. Kemaren, ada uang masuk lagi 1.2 jt tapi masih dibekukan. Belum bisa diambil. Semoga bisa ya ges. Amien,” tulis rifki Aris Sandi. Unggahannya tersebut menarik akun lain. Mereka banyak menanyakan bantuan tersebut. “Cara ceknya gimana?” tanya Zahra Al Liza.

Sementara itu, Fauzan membagikan pengalamannya. “Punyaku 2.4 juta gaes…sampai saya urus di bank di kecamatan sampai bank di kota Lumajang, hasilnya cuma isapan jempol.. alias CARPAK,” tulisnya. Komentar itu ditimpali akun lain. Sinyo Chan tit menanyakan kronologinya. “Kata pegawai bank suruh tunggu verifikasi 1-2 minggu .. setelah 2 minggu tak urus lagi dan disuruh lagi.. akhirnya pas awal bulan Maret kemaren tak urus lagi.. katanya udah ditarik balek sma negara.. DASAR kena prank negara,” balas Fauzan.

Wah, wah, wah… kalau yang sudah menerima manfaat bantuan UMKM terus dapat lagi dari BPUM bisa runyam ini. Terus nasib masyarakat yang lain bagaimana, Pak?

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/