alexametrics
23.1 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik Lagi

Mobile_AP_Rectangle 1

Hamid mengatakan, saat kenaikan pertama banyak masyarakat memilih tidak membeli LPG 5 dan 12 kilogram. Memang jumlah pemilik tabung yang membeli di pangkalannya tersebut tidak banyak. Namun, hal itu terlihat sejak kenaikan pertama itu. Dalam beberapa pekan ini saja, jumlah yang membeli masih bisa dihitung dengan jari.

Dia khawatir jika masyarakat beralih ke LPG tiga kilogram. Padahal, LPG yang sudah disubsidi itu hanya diperuntukkan bagi masyarakat tertentu saja. “Memang harganya sangat beda jauh. Kalau LPG 3 kilogram itu hanya Rp 18 ribu. Sedangkan LPG 5 kilogram bisa sampai Rp 100 ribu lebih. Bergantung jenis LPG dan penjualnya,” katanya.

Hal tersebut juga berlaku pada LPG 12 kilogram. Harga per tabungnya mencapai Rp 186 ribu. Jika dibandingkan, harga tersebut bisa untuk membeli 10 LPG subsidi 3 kilogram. “Semoga harganya turun dan stabil lagi. Kalau tetap, masyarakat bisa membeli LPG 3 kilogram. Sedangkan LPG 5 dan 12 kilogram bisa-bisa tidak laku,” pungkasnya. (kin/c2/fid)

- Advertisement -

Hamid mengatakan, saat kenaikan pertama banyak masyarakat memilih tidak membeli LPG 5 dan 12 kilogram. Memang jumlah pemilik tabung yang membeli di pangkalannya tersebut tidak banyak. Namun, hal itu terlihat sejak kenaikan pertama itu. Dalam beberapa pekan ini saja, jumlah yang membeli masih bisa dihitung dengan jari.

Dia khawatir jika masyarakat beralih ke LPG tiga kilogram. Padahal, LPG yang sudah disubsidi itu hanya diperuntukkan bagi masyarakat tertentu saja. “Memang harganya sangat beda jauh. Kalau LPG 3 kilogram itu hanya Rp 18 ribu. Sedangkan LPG 5 kilogram bisa sampai Rp 100 ribu lebih. Bergantung jenis LPG dan penjualnya,” katanya.

Hal tersebut juga berlaku pada LPG 12 kilogram. Harga per tabungnya mencapai Rp 186 ribu. Jika dibandingkan, harga tersebut bisa untuk membeli 10 LPG subsidi 3 kilogram. “Semoga harganya turun dan stabil lagi. Kalau tetap, masyarakat bisa membeli LPG 3 kilogram. Sedangkan LPG 5 dan 12 kilogram bisa-bisa tidak laku,” pungkasnya. (kin/c2/fid)

Hamid mengatakan, saat kenaikan pertama banyak masyarakat memilih tidak membeli LPG 5 dan 12 kilogram. Memang jumlah pemilik tabung yang membeli di pangkalannya tersebut tidak banyak. Namun, hal itu terlihat sejak kenaikan pertama itu. Dalam beberapa pekan ini saja, jumlah yang membeli masih bisa dihitung dengan jari.

Dia khawatir jika masyarakat beralih ke LPG tiga kilogram. Padahal, LPG yang sudah disubsidi itu hanya diperuntukkan bagi masyarakat tertentu saja. “Memang harganya sangat beda jauh. Kalau LPG 3 kilogram itu hanya Rp 18 ribu. Sedangkan LPG 5 kilogram bisa sampai Rp 100 ribu lebih. Bergantung jenis LPG dan penjualnya,” katanya.

Hal tersebut juga berlaku pada LPG 12 kilogram. Harga per tabungnya mencapai Rp 186 ribu. Jika dibandingkan, harga tersebut bisa untuk membeli 10 LPG subsidi 3 kilogram. “Semoga harganya turun dan stabil lagi. Kalau tetap, masyarakat bisa membeli LPG 3 kilogram. Sedangkan LPG 5 dan 12 kilogram bisa-bisa tidak laku,” pungkasnya. (kin/c2/fid)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/