alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Waduh!! Antisipasi Bencana Sekunder Belum Maksimal

Jembatan Jugosari Terputus

Mobile_AP_Rectangle 1

“Karena di aliran itu masih banyak pasir dan debu, serta kondisinya masih relatif cukup panas. Sehingga, kalau di hulu sedang turun hujan deras, akan ada letupan-letupan kecil dan bau belerang. Makanya, kami selalu mengimbau warga untuk tidak mendekati jalur aliran lahar,” ujarnya.

Menurut dia, aliran lahar yang meluber ke Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, bukan disebabkan luapan dari sudetan yang telah dibikin. Tetapi, derasnya hujan yang turun memenuhi sungai kecil yang berada di belakang permukiman warga. Sungai itu meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga.

Indra melanjutkan, selain terus melakukan penyudetan, saat ini petugas juga memperkuat, memperdalam, hingga memperlebar aliran lahar. Sebab, endapan pasir masih menumpuk cukup tebal. “Mitigasi bencana sudah kami rancang. Akan terus kami sampaikan kepada warga,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Reporter : Atieqson Mar Iqbal
Editor : Hafid Asnan
Fotografer : Atieqson Mar Iqbal

- Advertisement -

“Karena di aliran itu masih banyak pasir dan debu, serta kondisinya masih relatif cukup panas. Sehingga, kalau di hulu sedang turun hujan deras, akan ada letupan-letupan kecil dan bau belerang. Makanya, kami selalu mengimbau warga untuk tidak mendekati jalur aliran lahar,” ujarnya.

Menurut dia, aliran lahar yang meluber ke Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, bukan disebabkan luapan dari sudetan yang telah dibikin. Tetapi, derasnya hujan yang turun memenuhi sungai kecil yang berada di belakang permukiman warga. Sungai itu meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga.

Indra melanjutkan, selain terus melakukan penyudetan, saat ini petugas juga memperkuat, memperdalam, hingga memperlebar aliran lahar. Sebab, endapan pasir masih menumpuk cukup tebal. “Mitigasi bencana sudah kami rancang. Akan terus kami sampaikan kepada warga,” pungkasnya.

Reporter : Atieqson Mar Iqbal
Editor : Hafid Asnan
Fotografer : Atieqson Mar Iqbal

“Karena di aliran itu masih banyak pasir dan debu, serta kondisinya masih relatif cukup panas. Sehingga, kalau di hulu sedang turun hujan deras, akan ada letupan-letupan kecil dan bau belerang. Makanya, kami selalu mengimbau warga untuk tidak mendekati jalur aliran lahar,” ujarnya.

Menurut dia, aliran lahar yang meluber ke Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, bukan disebabkan luapan dari sudetan yang telah dibikin. Tetapi, derasnya hujan yang turun memenuhi sungai kecil yang berada di belakang permukiman warga. Sungai itu meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga.

Indra melanjutkan, selain terus melakukan penyudetan, saat ini petugas juga memperkuat, memperdalam, hingga memperlebar aliran lahar. Sebab, endapan pasir masih menumpuk cukup tebal. “Mitigasi bencana sudah kami rancang. Akan terus kami sampaikan kepada warga,” pungkasnya.

Reporter : Atieqson Mar Iqbal
Editor : Hafid Asnan
Fotografer : Atieqson Mar Iqbal

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/