alexametrics
23.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Panik, Lahar Dingin Menerjang Hebat

Mobile_AP_Rectangle 1

GONDORUSO, RADARJEMBER.ID– Warga yang tinggal di dekat Gunung Semeru terus-terusan diuji dengan bencana. Di tengah status yang masih siaga alias level 3, kemarin bukan erupsi lagi, tetapi banjir lahar dingin yang sangat besar melewati aliran sungai di beberapa desa pada tiga kecamatan. Sampai-sampai getaran banjir itu terpantau over skala.

Intensitas hujan yang terus meninggi siang kemarin membuat secondary explosion di aliran lahar Gunung Semeru terjadi. Semua warga yang sedang berada di dekat aliran lahar mendadak panik. Sebab, banjir tersebut tiba-tiba datang membesar dengan membawa material pasir, kerikil, dan batu.

Munif, warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, mengatakan, endapan material vulkanis Gunung Semeru yang menumpuk tebal di beberapa titik terbawa dan mengeluarkan asap putih sampai hitam pekat. Hingga sore hari kemarin, kondisi itu semakin mengkhawatirkan dan membahayakan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saya terus memantau grup di WhatsApp, pagi (kemarin, Red) lumayan tenang, tapi sorenya banjir semakin membesar. Sebagian tetangga ada yang keluar mengamankan diri. Soalnya kayak letusan kemarin, tiba-tiba keluar asap banyak sampai ke atas rumah,” katanya.

- Advertisement -

GONDORUSO, RADARJEMBER.ID– Warga yang tinggal di dekat Gunung Semeru terus-terusan diuji dengan bencana. Di tengah status yang masih siaga alias level 3, kemarin bukan erupsi lagi, tetapi banjir lahar dingin yang sangat besar melewati aliran sungai di beberapa desa pada tiga kecamatan. Sampai-sampai getaran banjir itu terpantau over skala.

Intensitas hujan yang terus meninggi siang kemarin membuat secondary explosion di aliran lahar Gunung Semeru terjadi. Semua warga yang sedang berada di dekat aliran lahar mendadak panik. Sebab, banjir tersebut tiba-tiba datang membesar dengan membawa material pasir, kerikil, dan batu.

Munif, warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, mengatakan, endapan material vulkanis Gunung Semeru yang menumpuk tebal di beberapa titik terbawa dan mengeluarkan asap putih sampai hitam pekat. Hingga sore hari kemarin, kondisi itu semakin mengkhawatirkan dan membahayakan.

“Saya terus memantau grup di WhatsApp, pagi (kemarin, Red) lumayan tenang, tapi sorenya banjir semakin membesar. Sebagian tetangga ada yang keluar mengamankan diri. Soalnya kayak letusan kemarin, tiba-tiba keluar asap banyak sampai ke atas rumah,” katanya.

GONDORUSO, RADARJEMBER.ID– Warga yang tinggal di dekat Gunung Semeru terus-terusan diuji dengan bencana. Di tengah status yang masih siaga alias level 3, kemarin bukan erupsi lagi, tetapi banjir lahar dingin yang sangat besar melewati aliran sungai di beberapa desa pada tiga kecamatan. Sampai-sampai getaran banjir itu terpantau over skala.

Intensitas hujan yang terus meninggi siang kemarin membuat secondary explosion di aliran lahar Gunung Semeru terjadi. Semua warga yang sedang berada di dekat aliran lahar mendadak panik. Sebab, banjir tersebut tiba-tiba datang membesar dengan membawa material pasir, kerikil, dan batu.

Munif, warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, mengatakan, endapan material vulkanis Gunung Semeru yang menumpuk tebal di beberapa titik terbawa dan mengeluarkan asap putih sampai hitam pekat. Hingga sore hari kemarin, kondisi itu semakin mengkhawatirkan dan membahayakan.

“Saya terus memantau grup di WhatsApp, pagi (kemarin, Red) lumayan tenang, tapi sorenya banjir semakin membesar. Sebagian tetangga ada yang keluar mengamankan diri. Soalnya kayak letusan kemarin, tiba-tiba keluar asap banyak sampai ke atas rumah,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/